Ada Intervensi dan Ancaman Jelang Pelantikan Sekda Bondowoso

879
Undangan pelantikan Sekda Bondowoso yang hanya berstempel bupati, tanpa tandatangan Bupati KH Salwa Arifin

BONDOWOSO – Beredarnya rekaman percakapan via telepon yang diduga suara Syaifullah, calon Sekda Kabupaten Bondowoso, yang mengintervensi salah satu staff Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat, terkesan mencampuri hak prerogatif Bupati KH Salwa Arifin.

Pasalnya, sampai saat ini belum ada statement dari Bupati Bondowoso sebagai pemangku kebijakan, yang menyatakan jika Syaifullah yang masih menjabat sebagai staf ahli Bupati Situbondo, bakal dilantik menjadi sekda definitif.

Dalam rekaman yang tersebar Senin (29/7/2019) tersebut, sangat jelas bahwa Syaifullah merasa jika pelantikan dirinya sebagai Sekda definitif sengaja ditunda oleh BKD Bondowoso. Bahkan, dalam percakapannya, ada kalimat ancaman kepada staf BKD.

“Saya Syaifullah. Saya minta nomer kepala BKD. Sampaikan kepada teman-teman BKD, jangan main-main dengan saya. Tolong perhatikan kata saya. Demi Allah akan saya stafkan semua nanti,” begitu kalimat yang terucap dalam rekaman berdurasi 1 menit 36 detik tersebut.

Tak hanya itu saja, dalam rekaman tersebut sangat jelas ada bahasa ancaman yang ditujukan kepada Kepala BKD Bondowoso, Alun Taufana, yang akan dipenjarakan jika main-main dan tidak memperhatikan apa yang dikatakan oleh Syaifullah.

“Kepala BKD itu belum tahu saya ya. Tolong kalimat saya sampaikan ke Kepala BKD. Demi Allah saya stafkan mereka itu. Bahkan bisa saya penjarakan mereka itu. Belum tahu saya ya. Saya bersumpah, demi Allah akan saya penjarakan kalau main-main,” ancamnya.

Syaifullah dengan nada keras juga menilai jika pelantikan dirinya sebagai Sekda definitif ditunda oleh BKD Bondowoso. Dirinya juga menuding jika BKD mempermainkan Bupati KH Salwa Arifin.

“Kok masih ada informasi ditunda pelantikan. Bupati dibuat mainan oleh sampean ini. Saya sabar-sabar mulai kemarin kok main-main. Mana nomor Hpnya pak Alun, kirim sekarang juga. Tak pecat juga sampean ini kalau main-main. Belum apa-apa sudah kotor sekali. Saya belum pernah main-main dengan negara ini. Tahu sampean ini,” sergahnya.

Sementara, Kepala BKD Bondowoso Alun Taufana enggan memberikan statemen terkait rekaman yang berisi ancaman kepada dirinya. Bahkan, saat ini telah beredar undangan acara pelantikan Sekda tanpa ada tandatangan Bupati KH Salwa Arifin. (rizqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here