Anggaran Penanganan Covid-19 Diusulkan ke DPRD Bondowoso

19
Rapat anggaran di DPRD Bondowoso membahas usulan anggaran penanganan Covid-19

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso mengusulkan anggaran dana untuk penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) sekitar Rp 10,2 milliar kepada pada DPRD Bondowoso. Akan tetapi, anggaran tersebut diperkirakan masih akan dihitung kembali. Pasalnya, Pemkab masih akan melakukan penghitungan terhadap berapa lama penggunaan anggaran tersebut.

“Ini kita masih belum secara detail, kalau ini kita realisasikan untuk berapa bulan, belum. Makanya kami minta waktu ke pimpinan DPRD agar kami diberi waktu sampai besok sore,” kata Sekretaris Daerah Bondowoso, Syaifullah usai mengikuti rapat bersama Badan Anggaran, di Gedung Graha Paripurna DPRD setempat, Rabu (1/4/2020).

Secara terperinci, lanjut Sekda, anggaran itu digunakan untuk Dinas Kesehatan (Dinkes) sekitar Rp 7 milliar, Rumah Sakit kurang lebih Rp 700 juta, dan relokasi untuk Rumah Sakit Paru-paru sekitar Rp 2,7 milliar. Jumlah anggaran tersebut, masih belum recovery ekonomi dan sosial sebagai dampak wabah virus corona.

“Sumber dananya APBD. Kalau DAK kan sudah ditarik semua. Ya pasti teman-teman pasti menjerit. Karena ada beberapa kegiatan yang cukup besar dihapus untuk covid-19,” urainya.

Sementara itu, Ketua DPRD Bondowoso, H Ahmad Dhafir, mengatakan, Badan Anggaran DPRD Bondowoso memberikan kelulasaan pada Pemerintah Daerah untuk menggunakan anggaran untuk penanganan pencegahan Covid-19. Namun, ditekankan pentingnya untuk tetap merunut pada perundang-undangan.

“Banggar bersepakat memberi ruang seluas-luasnya kepasa eksekutif untuk bagaimana mengalokasikan anggaran pencegahan dan penanggulan virus corona ini. Tentu sesuai aturan perundangan,” katanya.

Ketua DPC PKB Bondowoso itu menjelaskan, bahwa tekhnis penggunaan merupakan urusan eksekutif. Namun perlu dipahami bahwa ini juga akan mengganggu pada capaian RPJMD. “Kita memahami bahwa ini bukan hanya persoalan lokal, tapi juga nasional. Pasti dari sisi ekonomi, kesejahteraan, infrastruktur pasti akan berpengaruh. Tapi kita sepakat kemanusiaan di atas segala-galanya,” pungkasnya. (rizqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here