Anggota Komisi III Sebut LKPJ Bupati Tahun 2016 Paling Krusial

205
Fathorrasi, Anggota Komisi III DPRD Bondowoso

BONDOWOSO – Pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bondowoso tahun 2016 dianggap paling krusial. Hal ini merupakan imbas dari pemotongan DAK dan penundaan DAU.

Seperti diketahui, Dana Alokasi Khusus (DAK) di tahun 2016 sebesar Rp126 milyar dipotong oleh pemerintah pusat sebesar 10 persen. Selain itu, Bondowoso juga mendapat Penundaan Dana Alokasi Umum (DAU) atas PMK No 125/PMK.07/2016 sebesar Rp100,66 milyar.

“Selama ini LKPJ Bupati tahun 2016 paling krusial. Karena, pemotongan DAK oleh Pemerintah Pusat ini dilakukan ketika Kebijakan Umum (KU) APBD ditetapkan. Perubahan ini tentunya menjadi indikator dan target capaian setiap SKPD dalam LKPJ Bupati,” kata Fathorrasi, Senin (17/4/2017) kemarin.

Pemotongan ini tentunya juga berimbas pada perubahan pos anggaran. Oleh karena itu pihaknya akan mempertanyakan titik mana yang anggaran dirubah di semua mitra Komisi III DPRD Bondowoso, yang mendapat kucuran DAK tahun 2016.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here