Antisipasi Covid-19, Seluruh Objek Wisata di Bondowoso Tutup Sementara

389
Kepala Bidang Pariwisata Disparpora, Adi Sunaryadi saat memasang banner penutupan sementara di objek wisata Arak-arak

Seluruh destinasi wisata di bawah pengelolaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso ditutup. Penutupan ini dilakukan seiring dengan meningkatnya penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penutupan sementara tersebut juga sebagia tindak lanjut pernyataan resmi World Health Organization (WHO) yang menyatakan Covid-19 sebagai pandemic global dan pernyataan Presiden Republik Indonesia tentang penyebaran Covid-19 sebagai bencana nasional (bencana non alam). Dimana Pemkab Bondowoso menetapkan status darurat.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bondowoso, melalui Kepala Bidang Pariwisata, Adi Sunaryadi menjelaskan, penutupan objek wisata tersebut sifatnya hanya sementara.

“Semua ditutup sejak 17 Maret hingga 31 Maret 2020. Termasuk wisata Kawah Ijen yang selama ini menjadi tujuan utama wisata lokal, nasional maupun mancanegara ke Bondowoso,” terangnya, Jumat (20/3/2020).

Menurutnya, objek wisata di Bondowoso sejak tanggal ditetapkan tidak boleh menerima wisatawan. Baik lokal, regional, nasional atau mancanegara. Penutupan sementara ini, lanjutnya, murni terkait upaya pencegahan Covid-19 yang kini mulai masuk ke Indonesia.

“Kami tutup sementara, sebagai upaya upaya pencegahan agar virus corona tidak masuk ke Bondowoso. Sebab, tempat-tempat wisata di Bondowoso banyak dikunjungi wisatawan dari luar negeri,” terangnya.

Dirinya menjelaskan, untuk wisatawan mancanegara yang banyak mendatangi Bondowoso ke Kawah Wurung dan Kawah Ijen, adalah wisatawan dari Prancis.

“Sedangkan, Prancis sendiri kini temasuk salah satu negara di Eropa yang sedang mengisolasi diri untuk mencegah perluasan Covid-19, karena sudah belasan warganya terinfeksi Covid-19,” tukasnya. (rizqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here