Antisipasi Gejolak Harga Menjelang Hari Raya, Pemkab Bondowoso Gelar Pasar Murah Ramadhan

168
Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin saat meninjau salah satu stand pasar murah ramadhan di alun-alun

BONDOWOSO– Merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), kembali menggelar pasar murah ramadhan tahun 2019.

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin dalam sambutannya mengatakan, menjelang hari raya permintaan kebutuhan pangan dan bahan pokok di masyarakat cenderung meningkat, sehingga berdampak pada lonjakan kenaikan harga.

“Pasar murah ramadhan ini adalah upaya pemerintah untuk memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan bahan pokok dengan harga relatif terjangkau,” urai Bupati Salwa saat memberikan sambutan dan membuka secara resmi Pasar Murah Ramadhan, di alun-alun Ki Bagus Asra, Rabu (22/5/2019).

Menurut Bupati, dengan adanya pasar murah ramadhan diharapkan dapat membantu serta dapat mempermudah masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok menjelang hari raya idul Fitri.

“Manfaatkan pasar murah ramadhan ini dengan sebaik-baiknya dan berbelanjalah sesuai kebutuhan,” tutur bupati.

Dirinya berharap dengan adanya kegiatan tahunan tersebut dapat memberikan secercah harapan bagi masyarakat Bondowoso yang membutuhkan utamanya mereka yang memiliki keterbatasan daya beli.

“Saya berharap kepada para panitia penyelenggara, agar dapat memastikan bahwa barang-barang yang ada dipasar murah ramadhan ini benar-benar murah, sehingga dapat dijangkau agar masyarakat dapat merasakan manfaat dari kehadiran pasar murah ini,” ujarnya.

Sementara menurut Kepala Bidang Perdagangan pada Diskoperindag mengemukakan, pihaknya telah menyiapkan kupon sebanyak 2.500 kupon dengan harga perkupon Rp30ribu bagi golongan menengah ke bawah.

“Sasaran kita kita upayakan kepada masyarakat menengah kebawah, kareana kita tidak bisa mensuplay dari tahun yang lalu maka kita pusatkan dititik satu yaitu bondowoso kota yaitu dialun-alun dengan sistem penjualan perkupon mendapatkan beras 1,5 kg, gula 1kg, minyak satu botol dan mie instan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here