Bangkitkan Pariwisata, Pemkab Bondowoso Rembukan Dengan Pelaku Usaha

16
Dari kiri : ketua KNPI Kukuh Rahardjo, Kadisparpora Mulyadi, Wabup Irwan Bachtiar, Assisten Abdurrahman, Staf ahli Taufan Restuanto

BONDOWOSO – Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bondowoso terus menggenjot sektor pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19, agar kembali bangkit demi suksesnya kawasan Ijen menuju Unesco Global Geopark (UGG).

Kali ini, Disparpora mengundang pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif untuk berdiskusi agar kembali menggerakkan sektor wisata di Kabupaten dengan jargon ‘Melesat’ ini.

“Saya menyambut baik terobosan yang dilakukan Kepala Disparpora dengan menyerap aspirasi para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai langkah kesiapan menyambut bulan September yang rencananya sudah ada kelonggaran-kelonggaran, seperti, boleh dibukanya kembali destinasi wisata,” ungkap Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat,, Jumat (13/8/2021), di aula Disparpora.

Sementara, Kepala Disparpora Kabupaten Bondowoso, Mulyadi mengatakan, dengan adanya rapat koordinasi (rakor) tersebut, pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif bisa menyampaikan masukan-masukan yang produktif. Tujuannya, agar ada sinergi antara program yang dimiliki Disparpora dengan kemauan para pelaku usaha.

Kepala Disparpora Kabupaten Bondowoso, Mulyadi

“Dimasa pandemi seperti sekarang ini, sementara, kami hanya bisa melakukan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku usaha terkait apa saja yang bisa dilakukan agar usahanya tetap berjalan. Maka dari itu, rakor ini juga bertujuan agar kami bisa menentukanlangkah-langkahkonkrit sehingga dapat membangkitkanpariwisata di Bondowoso,” jelasnya.

Namun demikian, dikatakan mantan Sekretaris Dinas (Sekdin) PUPR ini, pihaknya tidak akan tinggal diam dengan kondisi para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dimasa pandemi Covid-19 agar bisa bertahan serta tak mengalami kolaps. Bahkan dirinya mengaku bahwa pihak Disparpora akan terus mensupport secara produktif yang artinya memberikan dorongan motivasi kepada para pelaku usaha.

“Secepatnya kami akan mendata jumlah pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi ini. Sebisa mungkin, kami akan mengajukan stimulus untuk mereka kepada pemerintah daerah (pemda) dan pemerintah pusat. Harus optimis, pandemi ini akan segera berlalu dengan menurunnya tren kasus positif Covid-19,” pungkas Mulyadi. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here