Begini Cara Bondowoso Kenalkan Situs Ijen Geopark Kepada Dunia

122
Para pelari ultra tingkat nasional yang ikut meramaikan Ijen Geopark Run Exhibition saat berada di garis start, puncak Megasari

BONDOWOSO – Upaya Pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk memperkenalkan situs-situs Ijen Geopark terus dilakukan. Melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) kali ini pesona keindahan alam di kawasan Ijen diperkenalkan melalui Ijen Geopark Run Exhibition, dari Tanggal 2 sampai 4 April 2021.

Tentunya kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Geopark Run Series. Dengan melibatkan sebanyak 50 runners. Yang terdiri dari 10 pelari sekaligus influencer tingkat nasional, 20 pelari lokal Bondowoso dan 20 pelari asal Kabupaten Banyuwangi. Yang mana eksibisi lari dengan jarak 65 kilometer.

Melintasi alam di kawasan Ijen Geopar wilayah Kabupaten Bondowoso, para pelari akan disuguhkan 5 situs geologi eksotis yang tengah didaftarkan menjadi warisan dunia UNESCO. Di antaranya dinding Kaldera Ijen Megasari atau Puncak Megasari.

Sembari berlari, mereka melintasi aliran lava Plalangan, lalu menuju Kawah Wurung dan dilanjutkan ke aliran Kalipait dan rombongan dari Bondowoso berakhir di Paltuding Ijen. Selanjutnya, para pelari dari Kabupaten Banyuwangi melanjutkan eksibisi hingga finish di Pendopo Bupati Banyuwangi.

Kegiatan Ijen Geopark Run Exhibition ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bondowoso H Irwan Bachtiar Rahmat, didampingi Plt Kadisparpora, Retno Wulandari di Arabica Home stay Kecamatan Ijen, Jumat malam (2/4/2021) yang dikemas dengan acara pers conference.

Turut hadir dalam acara tersebut, yakni Rosalina Patralin Tantri, Perwakilan Deputi Bidang Wisata dan Penyelenggara Kegiatan, Kemenparekraf, Ketua Panitia Geopark Run Series, Tri Saputro, Plt Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Retno Wulandari, Kepala Diskominfo Bondowoso, dan sejumlah kepala OPD lainnya.

Sedangkan pelepasan peserta Ijen Geopark Run Exhibition itu dilakukan di puncak dinding Kaldera Megasari Ijen Bondowoso dengan ketinggian 1.598 mdpl, pada Sabtu pagi (3/4/2021) langsung oleh Plt. Kadisparpora Retno Wulandari.

Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat berfoto bersama para pelari Ijen Run Geopark Exhibition, usai menggelar pers conference di Arabica home stay Kecamatan Ijen

Saat pers conference, Wabup H Irwan Bachtiar Rahmat mengatakan, kegitan ini sangat inovatif. Dia pun berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan lebih besar lagi. Sebab ada banyak keindahan alam di Ijen Bondowoso yang perlu dieksplorasi.

“Ini rangkaian mempromosikan Ijen Geopark. Harapan saya nanti kita akan mengadakan kegiatan yang lebih besar lagi,” katanya.

Sementara, Ketua Panitia Geopark Run Series, Tri Saputro menerangkan, bahwa Geopark Run series sejak Tahun 2018 diselenggarakan di berbagai daerah. Sementara untuk Bondowoso baru tahun ini.

“Selalu dilaksanakan di kawasan yang tengah menggagas geopark. Kita membantu mempromosikan dengan platform melakukan kegiatan sport,” katanya saat pers conference.

Adapun ciri khas dalam pelaksanaan Geopark Run ini adalah memadukan olahraga di jalan raya, dengan keunikan geopark yang ada. “Supaya geopark yang ada bisa dikenal,” urainya.

Ia melanjutkan bahwa kegiatan ini melibatkan 50 peserta. Terdiri dari 10 pelari- influencer nasional. Kemudian pelari lokal asal Bondowoso, dan asal Banyuwangi masing-masing 20 orang.

Dijelaskannya, bahwa pihaknya sengaja menggandeng sepuluh pelari nasional kategori ultra. Karena, harapannya, mereka bisa membantu promosi situs-situs yang dilalui melalui media sosial masing-masing.

“Menggandeng runners agar mereka membantu promosi di media sosial,” tandasnya.

Sedangkan disaat pelepasan peserta lari di Puncak Megasari itu, tampak dibuka dengan tarian Singo Ulung yang diperankan oleh dua pelakon itu beratraksi di hadapan para pelari.

Akan hal itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Bondowoso, Retno Wulandari, menerangkan, bahwa pihaknya sengaja menampilkan Singo Ulung dalam pelepasan ini.

Kata dia, selain untuk mengenalkan khasanah budaya tarian Bondowoso. Sekaligus, untuk mengenalkan salah satu tarian yang masuk dalam culture site Ijen Geopark yang diajukan ke UNESCO. (rzq/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here