Berbeda dengan Dinsos, Dinkes Sebut Anggaran Pemulasaraan Jenazah ODHA sebesar Rp40 Juta

154
Ilustrasi (foto : istimewa)

BONDOWOSO – Bantuan pemulasaraan jenazah orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang dianggarkan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bondowoso, ternyata baru diketahui pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) pada bulan Oktober 2019 kemarin.

Bahkan, Dinsos ditengarai tidak transparan soal bantuan yang dianggarkan tiap tahun tersebut. Pasalnya, keterangan Kepala Dinsos, Amir Hidayat yang menyebut tahun ini dianggarkan sebesar Rp25 juta, dibantah oleh pihak Dinkes.

Hal tersebut terungkap dari keterangan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso. Kasi Pemberantasan Penyakit Menular (P2M), Goek Fitri Purwandari, menyebut jika anggaran pemularaaan jenazah ODHA tahun 2019 bukan Rp25 juta, tetapi sebesar Rp40 juta.

“Kami baru mengetahui anggaran tersebut bulan Oktober kemarin saat digelar rapat Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). Selama ini, kami tidak pernah diberitahu dan dikonfirmasi oleh Dinsos. Tetapi saya baru mengetahui jika ada anggaran sebesar Rp40 juta itu dari Bu Dewi, Bappeda Bondowoso dan saat itu banyak yang menyaksikan,” jelasnya.

Sebelumnya, pihak Dinsos pernah meminta data by name by adress ODHA di Bondowoso. Namun, Bu Goek sapaan akrab Kasi P2M Dinkes ini mengatakan, jika data yang diminta oleh Dinsos tidak diberikannya. Pasalnya, pihak Dinsos tidak bisa menjelaskan untuk apa data tersebut.

“Bu Lusi Kasie Rehabilitasi Sosial (Resos) di Dinsos, memang pernah meminta data ODHA by name by addres, tapi tidak mau menjelaskan untuk apa. Sedangkan, di Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) kita tidak boleh memberikan data itu kepada yang tidak berkepentingan karena ini sifatnya rahasia,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, anggaran yang melekat di Dinsos sebesar Rp25 juta itu untuk biaya pemulasaran 10 jenazah ODHA dan masing-masing akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 2,5 Juta.

Sampai November 2019, lima orang sudah terealisasi, dua orang masih mengajukan dan melengkapi persyaratan. Sedangkan yang satu orang, hingga kini masih belum melengkapi persyaratan yang diminta oleh Dinsos Kabupaten Bondowoso. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here