Berdayakan Ekonomi Masyarakat, Diperta Bondowoso Salurkan Bantuan Itik Petelur

220
Murjana, Kabid Peternakan Diperta Bondowoso, bersama staf saat memberikan pemaparan kepada para penerima bantuan

BONDOWOSO – Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bondowoso terus berupaya untuk meningkatkan harkat dan martabat lapisan masyarakat yang dalam kondisi tidak mampu untuk melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan keterbelakangan. Salah satunya adalah memberikan keterampilan fungsional praktis yang dapat dijadikan bekal untuk usaha mandiri atau membuka peluang usaha sendiri.

Kali ini, Diperta Bondowoso mengupayakan untuk memberdayakan para peternak itik petelur, untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Tahun 2019 ini, sebanyak 330 ekor itik petelur akan disalurkan kepada 3 kelompok peternak, yakni kelompok peternak Sejahtera, Sidomakmur dan kelompok Sentosa. Masing-masing kelompok ini terdiri dari 10 orang anggota yang nantinya akan terus diberikan pendampingan dalam pengembangan itik petelur.

Kepala Bidang Peternakan Diperta Bondowoso, Murjana mengatakan, konsep pemberdayaan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat harus dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan mengalokasikan anggaran bagi peternak itik petelur.

“Karena anggaran kita kan kecil dari APBD, jadi kita fokuskan kepada kaum ibu-ibu. Sesuai konsep kita untuk pemberdayaan, maka para peternak iti petelur ini diharapkan bisa mengembangkan usahanya, sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya usai menggelar sosialisasi penerima bantuan ternak non ruminansia di Aula Diperta, Jumat (26/4/2019).

Dikatakan Murjana, Bibit yang akan disalurkan kepada setiap kelompok ternak, sengaja didatangkan dari Mojosari. Hal tersebut dilakukan lantaran bibit ternak berasal dari Mojosari ini, dinilai tahan dan kuat akan penyakit serta mudah perawatannya. “Kita kan ingin hasilnya maksimal, perawatannya mudah dan tahan penyakit, serta produksi telurnya bisa dibilang tinggi,” paparnya.

Untuk pengawasannya, lanjut Murjana, akan terus ditingkatkan. Karena pemerintah telah memfasilitasi para kelompok ternak agar dapat dikembangkan lagi untuk menunjang taraf perekonomian mereka.

“Yang penting, bisa memberdayakan kelompok, nanti kita fasilitasi mereka sampai berproduksi, paling tidak monevnya setahun kedepan terus kita lakukan,” paparnya.

Dirinya berharap kepada kelompok peternak yang telah menerima bantuan dari pemerintah setempat agar dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan perekonomian mereka. “Kita inginkan bantuan tersebut dikembangkan bersama kelompok, dikelola bersama kelompok. Jangan sampai dijual,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here