Berkoalisi, Tiga Partai Besar Kuasai AKD DPRD Bondowoso

40
Rapat Paripurna intern pembentukan AKD di aula graha paripurna gedung DPRD

BONDOWOSO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) Bondowoso, akhirnya membentuk Alat Kelengkapan DPRD (AKD), Senin (7/10/2019) di aula graha paripurna gedung DPRD Kecamatan Tenggarang.

Pembentukan AKD ini berdasarkan ketentuan Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2018 tentang Tata Tertib DPRD Kabupaten Bondowoso Pasal 32 ayat (5) “Bahwa AKD dibentuk oleh DPRD pada awal masa keanggotaan DPRD” untuk menunjang tugas pokok dan fungsinya.

Selain itu, pembentukan AKD tersebut juga merunut kepada Pasal 375 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 dan Pasal 32 Ayat (1) Peraturan Tata Tertib DPRD, dimana AKD terdiri atas, Pimpinan DPRD, Badan Musyawarah, pembentukan Komisi (I, II, III, IV), Bapemperda, Badan Anggaran, Badan Kehormatan, dan alat kelengkapan lain yang diperlukan dan dibentuk berdasarkan rapat paripurna intern (pansus).

Pimpinan DPRD yang telah dilantik pada 20 September 2019, DPRD Bondowoso berkewajiban untuk membentuk AKD masa jabatan 2019-2024 yang ditetapkan oleh Ketua DPRD, H Ahmad Dhafir dan dihadiri 45 Anggota DPRD.

Urutan pembentukan susunan keanggotaan AKD, pertama komisi, Bapemperda, dan Badan Kehormatan yang dilanjutkan dengan pemilihan pimpinan masing-masing AKD. Khusus Badan Musyawarah dan Badan Anggaran karena kedudukannya Pimpinan DPRD menjadi Pimpinan Badan Musyawarah dan Badan Anggaran.

Menariknya, saat ini ada koalisi besar di Kabupaten Bondowoso, dimana tiga partai besar yakni PKB, PDIP dan Golkar yang menduduki total 28 kursi di DPRD memimpin di sejumlah komisi. Pemilihan AKD tersebut dilakukan melalui pemungutan suara terbanyak (voting) dan membungkam 17 kursi pendukung pemerintah dari PPP, PKS, Gerindra dan Demokrat yang kesemuanya hanya mendapatkan kursi anggota di setiap komisi.

Ketua DPRD Bondowoso, H Ahmad Dhafir mengatakan, unsur pimpinan Komisi akan dipilih secara voting. Ia juga telah memastikan seluruh alat kelengkapan dewan akan dibagi tiga Fraksi, yakni F-PKB, F-PDIP dan F-Golkar.

“Dalam pemilihan pimpinan AKD nanti, kita telah mempunyai kekuatan 28 suara, dan saya pastikan semua jatah koalisi PKB,PDIP dan Golkar di DPRD akan kita bagi tiga,” katanya.

Diakhir rapat paripurna intern, Ketua DPRD juga menyampaikan selamat bertugas kepada seluruh pimpinan dan anggota AKD, dengan harapan semoga diberikan petunjuk dan lindungan Allah SWT.

“Selamat bekerja kepada seluruh AKD, segera berkoordinasi sehingga dapat melaksanakan tupoksinya sebagai wakil rakyat dengan dengan penuh amanah dan sebaik-baiknya,” pesannya. (rizqi)

Berikut AKD yang telah terbentuk, diantaranya. :

Komisi I :

  1. Ketua            : H.Tohari (F-PKB)
  2. Wakil Ketua  : Sofi Indriasari (F-PDIP)
  3. Sekretaris     : Usari (F-Golkar)

Komisi II :

  1. Ketua            : Andi Hermanto (F-PDIP)
  2. Wakil Ketua  : Ali Mansur (F-PKB)
  3. Sekretaris      : Basriyanti (F-Golkar)

Komisi III :

  1. Ketua            : Sutriyono (F-PKB)
  2. Wakil Ketua : Kukuh Rahardjo (F-Golkar)
  3. Sekretaris     : Bambang Suwito (F-PDIP)

Komisi IV

  1. Ketua            : Ady Krisna (F-Golkar)
  2. Wakil Ketua : Sudarsono (F-PKB)
  3. Sekretaris      : Edy Sidiyanto (F-PDIP)

Bapemperda

  1. Ketua            : Zaki Imron (F-PKB)
  2. Wakil Ketua : Yondrik (F-Golkar)

Badan Kehormatan

  1. Ketua            : Bambang Mudjiono (F-PDIP)
  2. Wakil Ketua : Malik Attamimi (F-Golkar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here