Bondowoso Bebas Corona, Bupati : Masyarakat Tidak Perlu Panik

62
Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin didampingi Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat dan jajaran Forkopimda saat menggelar Press Release

BONDOWOSO – Memperhatikan perkembangan terkini terkait Corona Virus Disease atau Covid 19,  Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak panik.

Hal tersebut disampaikan bupati bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) saat Press Release Gugus tugas percepatan penanggulangan Covid -19 di aula Dinas Kesehatan (Dinkes), Selasa (17/3/2020).

“Kepada seluruh masyarakat Bondowoso diharapkan untuk tetap tenang, tidak panik dan tetap produktif dengan meningkatkan kewaspadaan agar penyebaran Covid 19 dapat kita atasi dan senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar masalah Covid 19 ini dapat segera berakhir,” ungkap Bupati.

Dikatakan Bupati, selain tidak panik, masyarakat diimbau untuk sementara tidak mengunjungi atau mendatangkan banyak orang/masa sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan oleh pemerintah.

“Untuk kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah atau masyarakat yang menghadirkan banyak orang/massa agar ditunda sampai dangan tanggal 29 Maret 2020 (sambil menunggu kebijakan lebih lanjut),” tegasnya.

Lebih jauh orang nomor satu di Bondowoso ini mengutarakan, perilaku hidup sehat juga sebagai landasan utama untuk mencegah Covid -19. Semisal dengan rutin membersihkan tangan saat setelah atau sesudah memegang instalasi publik.

“Melakukan dan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta melakukan cuci tangan dengan sabun sebalum memegang mulut, hidung, dan mata serta memegang instalasi publik,” paparnya.

Disamping itu, Pemerintah telah menunjuk Dinas Kesehatan sebagai pusat informasi Covid-19, aga nantinya jika ada sesuatu yang diperlukan terkait wabah Covid -19 bisa segera teratasi. 

“Kami selaku pemerintah telah menunjuk pihak Dinkes sebagai posko pusat pengaduan masyarakat terkait Covid 19,” tutupnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Muhamad Imron, menegaskan jika tidak ada masyarakat Bondowoso yang terjangkit Covid 19.

“Hingga sampai dengan hari ini masyarakat Bondowoso Tidak ada satu pun yang positif terkena virus Corona,” ungkapnya.

Mengenai lima orang dengan panrauan (ODP) yang sebelumnya diisolasi di RSUD dr Koesnadi, saat ini statusnya menjadi orang dalam resiko (ODR). Secara klinis mereka negatif Covid-19 dan telah dipulangkan.

“Jika kemarin ada yang sempat dirawat, sekarang sudah berstatus ODR, jadi telah dipulangkan ke rumahnya masing-masing,” terangnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here