Bondowoso Bersedekah, Wabup Irwan : Untuk Bantu Masyarakat Miskin

149

BONDOWOSO – Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat akhirnya buka suara terkait kotak amal dari Bondowoso Bersedekah yang ditempatkan di setiap kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta di kantor Sekretariat Daerah (Setda) setempat.

Sebelumnya, kotak amal Bondowoso Bersedekah menjadi perbincangan serta mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Pasalnya, kotak amal yang diletakkan di kantor-kantor eksekutif tersebut dinilai memenuhi unsur pungutan liar (pungli) dan tidak memiliki payung hukum yang kuat.

Namun demikian, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso, Soekaryo telah memaparkan payung hukum mulai dari Peraturan Bupati (Perbup) hingga Peraturan Menteri Sosial (Permensos) tentang fakir miskin yang disampaikan dalam press release beberapa waktu lalu.

Bahkan, Sekda Soekaryo menyatakan bahwa kotak amal pada program Bondowoso Bersedekah tersebut bukan merupakan pungli, karena memang tidak ada paksaan.

Senada dengan pernyataan tersebut, pentolan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Bondowoso, Wabup Irwan juga menyatakan bahwa program Bondowoso Bersedekah tersebut sudah memiliki aturan yang menjadi payung hukumnya.

“Kalau aturannya itu sudah jelas, sekarang yang perlu kita benahi adalah masalah administrasinya. Yang paling penting sekarang adalah membantu masyarakat berkategori miskin, terutama mereka yang tidak atau belum tercover dan mendapatkan bantuan dari Pemerintah baik pusat maupun daerah sendiri,” ungkapnya usai meresmikan jembatan Pantekosta, Senin (11/1/2021).

Dikatakan Wabup Irwan, adanya program Bondowoso Bersedekah yang ramai diperbincangkan ini merupakan usulan dari beberapa OPD Pemkab Bondowoso.

“Utamanya dari teman-teman Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dikarenakan untuk Surat Jaminan Pembayaran (SJP) sudah tidak diperbolehkan oleh kementerian. Darisanalah teman-teman memiliki inisiatif untuk membantu masyarakat miskin di Kabupaten Bondowoso ini,” paparnya. (Yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here