Bondowoso Culture Night Carnival Jadi Wadah Seni dan Budaya

153
Persembahan Kecamatan Kota, yang menampilkan seni jangir dari Desa Pancoran dalam Bondowoso Culture Night Carnival

BONDOWOSO – Berbagai macam atraksi seperti singo ulung, barongsai, sontengan, jaran kencak, tari topeng kona, pencak silat, kesenian musik tong-tong, drum band dan lainnya tersaji dalam Bondowoso Culture Night Carnival, Sabtu (6/7/2019) malam.

Sebagai peserta tamu yang membuka acara festival budaya tahun ini, mengkolaborasikan atraksi singo ulung dengan barongsai. Sebuah persembahan dua budaya yang berbeda, bisa seiring dalam sebuah pertunjukan yang mencerminkan keanekaragaman budaya di Indonesia.

Pawai budaya yang digelar pada malam hari ini, tetap saja menarik perhatian ribuan warga Bondowoso memadati kawasan alun-alun Ki Bagus Asra. Mereka antusias dan penasaran ingin menyaksikan seluruh peserta pawai budaya.

Kepala Dinas Pariwisata Bondowoso, Harry Patriantono, dalam sambutannya mengatakan, Bondowoso Culture Night Carnival, yang digelar pada malam hari ini tetap menjadi magnet bagi masyarakat, untuk datang dan menyaksikan.

“Ini merupakan apresiasi kepada kekayaan budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Bondowoso, yang diikuti oleh 23 kecamatan. Dan kegiatan keempatkalinya yang kami gelar, untuk memeriahkan Hari Jadi Bondowoso yang ke 200,” katanya.

Harry menyampaikan, pawai budaya kali ini merupakan ajang untuk menampung kreativitas, potensi dan imajinasi generasi muda dalam bidang seni dan budaya. Selain itu, kegiatan ini untuk melestarikan budaya lokal yang selama ini berkembang di wilayah Bondowoso.

“Ini juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berinovasi. Kegiatan ini juga kami rancang digelar pada malam hari, agar suasana malam kota Bondowoso lebih hidup,” kata Harry.

Wakil Bupati Bondowoso, H Irwan Bachtiar saat memberikan sambutan

Sementara, Wakil Bupati Bondowoso H Irwan Bachtiar dalam arahan singkatnya menerangkan, ajang ini menjadi wadah untuk menampilkan seluruh kesenian, adat istiadat, dan budaya asli dari masing-masing kecamatan. Ia juga mendukung pawai budaya, untuk melestarikan seni dan budaya di Kabupaten Bondowoso.

“Kegiatan ini memiliki peran strategis dalam melestarikan dan mempersatukan seni budaya di Kabupaten Bondowoso. Kita memiliki bermacam-macam suku, budaya dan etnis. Ini jangan dijadikan penghalang, akan tetapi harus dijadikan alat pemersatu. Melalui kegiatan ini, kita ciptakan rasa persaudaraan dan semangat kebersamaan untuk membangun kota ini, menuju Bondowoso melesat,” pungkasnya, seraya membuka acara.

Sama seperti pawai budaya sebelumnya, para peserta menyajikan display di hadapan Wakil Bupati Bondowoso beserta jajaran Forkopimda, dan melewatai sepanjang jalan perkotaan. (rizqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here