Bondowoso Mulai Kembangkan Sapi Belgian Blue

52
Mohammad Halil, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan saat meninjau pedet sapi Belgian Blue milik warga

BONDOWOSO – Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur mulai mengembangkan sapi jenis rumpun baru, yakni Belgian Blue. Hal itu diawali dengan melakukan Inseminasi Buatan (IB) kepada 30 betina siap bungting di kampung ternak Desa Karanganyar Kecamatan Tegalampel.

Cluster pertama yang menjadi pilot project pegembangan sapi Belgian Blue ini, diharapkan menjadi percontohan bagi para peternak lain. Karena, jenis sapi ini memiliki harga jual yang tinggi sehingga mampu mendongkrak kesejahteraan para peternak di Bondowoso.

Mohammad Halil, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan menyampaikan, jika cluster pertama ini sukses, maka nantinya kampung ternak ini akan menjadi showroom bagi peternak lain yang ingin mengembangkan sapi Belgian Blue.

“Selama ini, banyak masyarakat yang tidak mengerti dan memahami kelebihan dari jenisa sapi ini. Padahal, jika kita kalkulasi, harga jualnya lebih tinggi daripada sapi jenis lain. oleh karena itu, perlu ada percontohan bagi masyarakat, agar bisa beternak sapi jenis ini,” katanya, Senin (9/1/2023).

Pemerintah melalui Kementan, lanjutnya, melakukan pengembangan sapi Belgian Blue sejak awal tahun 2016. Proses pengembangan sapi Belgian Blue ini merupakan satu upaya pemenuhan kebutuhan protein hewani dan mengurangi ketergantungan impor daging.

“Dengan segala keunggulan Belgian Blue ini, diharapkan dapat meningkatkan jumlah produksi daging sapi melalui peningkatan mutu genetik dengan cara introduksi dan pengembangan sapi Belgian Blue dengan harapan terbentuk rumpun sapi baru Indonesia,” tuturnya.

Belgian Blue sendiri merupakan jenis rumpun sapi baru di Indonesia yang berasal dari Belgia Tengah. Sapi ini memiliki karakteristik unggul yakni memiliki otot ganda (double muscle), tempramen jinak dan mudah dalam penanganannya.

Selain itu juga memiliki postur tubuh besar dan tinggi, dengan kadar lemak rendah dan kenaikan berat badan tinggi kurang lebih 1,2 kg sampai 1,5 kg. Berbeda dengan sapi umumnya yang kenaikan berat badannya berkisar antara 0,8 kg sampai 1,2 kg. (rzq)

Artikulli paraprakPPKM Dicabut, Masyarakat Tetap Harus Waspada
Artikulli tjetërRibuan Rekening Penerima PIP di Bondowoso Belum Diaktivasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini