Bondowoso Terima Bantuan 3 Ribu Dosis Vaksin dari DPRD Jatim

66
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Agung Mulyono saat dikonfirmasi usai menyerahkan bantuan dosis vaksin secara simbolis

BONDOWOSO – Anggpta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, dari Fraksi Demokrat memberikan bantuan dosis vaksin sinovak 1 dan 2 sebanyak 3.000 dosis kepada pemerintah Kabupaten Bondowoso.

Secara simbolis bantuan tersebut diserahkan oleh Agun Mulyono dan diterima langsung oleh Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin, di peringgitan pendopo bupati, Kamis (14/10/2021).

Pemberian bantuan vaksin tersebut bertujuan untuk membantu Kabupaten Bondowoso, supaya turun dari level 3, karena cakupan vaksinasi masih rendah.

“Untuk turun dari level 3 kita harus mencapai target cakupan vaksinasi, dan saat ini cakupan vaksinasi di bondowoso masih rendah,  jadi kita bantu kejar bagaimana dari level 3 menjadi level 2 atau 1,” ungkap Agung Mulyono usai menyerahkan bantuan.

Dikatakan Agung, di provinsi Jawa Timur capaian cakupan vaksinasi masih masuk  angka 54 persen. Dari target 31 juta, baru 17 persen, sehingga DPRD Jawa Timur mempunyai keberanian untuk memberikan bantuan dosis vaksin.

Selain itu, upaya yang dilakukan oleh DPRD Jawa Timur ini untuk peningkatan Herd Immunity dengan memberikan bantuan dosis vaksin.

“Otomatis kalau kita gencar, target pasti tercapai, terpenting masyarakat tidak termakan berita – berita hoax,” katanya.

Lebih jauh, dirinya menegaskan, meskipun nanti mencapai target, pemerintah daerah harus tetap waspada dan tetap gencar mensosialisasikan agar masyarakat tetap mentaati peraturan protokol kesehatan (Protkes) Covid – 19.

“Ini adalagi natal dan tahun baru, apabila mereka tidak mematuhi Protkes, maka bisa naik lagi bahaya lagi seperti bulan Juli kemarin,” tegasnya.

Sementara itu, juru bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid – 19, Mohammad Imron mengatakan, kebutuhan dosis vaksinasi di Bondowoso kurang lebih 170.000 ribu dosis, capaian cakupan vaksinasi dosis saat ini diperkiraan mencapai 33,58 persen.

Sehingga, dengan bantuan yang diberikan oleh DPRD Jawa Timur diharapkan bisa mengurangi kekurangan vaksin dan meningkatkan capaian cakupan vaksinasi di Bondowoso.

“Kesedian logistik dari Dr. Agung selaku anggota DPRD Provinsi ini bisa kita percepat cakupan vaksinasi sampai target kita tercapai dan mudah – mudahan sudah 50 persen sebelum pelaksanaan Pilkades,” terangnya.

Ditempat yang sama, Subangkit Adi Putra, anggota DPRD Bondowoso mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan pemberian bantuan dosis vaksintersebut, sehingga pemerintah bisa mengurangi kekurangan dosis vaksin.

Seperti diketahui, kata Subangkit, Pemkab Bondowoso sebentar lagi akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada tanggal 15 November mendatang, apabila cakupan vaksinasi masih belum mencapai 50 persen, bisa dipastikan Pilkades serentak tidak bisa dilaksanakan.

“Kejar target 50 persen itu adalah sebagai syarat bahwasanya Pilkades serentak bisa terlaksana, tapi apabila tidak mencapai 50 persen lebih, kita akan turun menjadi level 4 sehingga Pilkades mungkin tidak bisa dilaksanakan,” tukasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here