Buka Diklat Bendaharawan, Sekda Bondowoso : Jangan Ada Kongkalikong dengan Atasan

498
Sekda Syaifullah saat mengalungkan identitas peserta diklat sebagai tan

BONDOWOSO – Sekitar 40 bendaharawan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Teknis Bendaharawan Daerah di gedung Balai Latihan Kerja (BLK), Senin (26/8/2018).

Diklat yang digelar sejak 26 Agustus sampai 7 September 2019, dengan pola kemitraan bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur tersebut, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengelola keuangan daerah. 

Pada kesempatan itu, para bendahara di OPD dan kecamatan dapat menyesuaikan diri dalam menghadapi perubahan sistem pencatatan, pengelolaan hingga pelaporan keuangan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Syaifullah saat membuka acara Diklat mengatakan, kedepannya tidak ada lagi yang namanya bendahara menyimpang dalam penggunaan anggaran atau keuangan.

“Diklat ini bertujuan agar mereka (bendahara,red) paham betul akan seluk beluk mengelola keuangan, yang melekat pada instansi masing-masing,” ucapnya.

Setelah mengikuti Diklat Teknis itu, dikatakan Syaifullah, semua bendahara yang bertugas mengelola anggaran wajib memiliki idealisme, sehingga harapannya tidak ada lagi yang namanya kerjasama antara Kepala OPD dengan pengelola keuangan dalam menggunakan anggaran.

“Jika ada Kepala OPD yang ingin bekerjasama dengan bendahara untuk memanipulasi anggaran, si bendahara harus bisa menyampaikan kebenaran di hadapan atasannya tersebut. Sampaikan, ini salah yang benar begini pak,” pungkasnya. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here