Buka Pelatihan, Kadisparpora Bondowoso: Pemandu Wisata Jadi Ujung Tombak Pariwisata

34
Kepala Dinsparpora, Mulyadi SP MM saat memberikan sambutan dan membuka pelatihan pemandu wisata

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) terus melakukan berbagai upaya strategis untuk mengingkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas para pemandu wisata.

Pelatihan ini mutlak dilakukan, karena para pemandu wisata merupakan ujung tombak pelayanan wisatawan. Terlebih saat ini seluruh destinasi di Kabupaten Bondowoso sudah mulai dibuka, dan peran pemandu wisata untuk mensupport agar Ijen Geopark bisa menuju UNESCO Global Geopark, juga sagat dibutuhkan.

“Pemandu wisata menjadi ujung tombak sektor pariwisata di Bondowoso. Mereka kami latih untuk bisa bersama-sama mempromosikan dan memberikan pelayanan kepada para wisatawan, baik nusantara, maupun mancanegara,” kata Mulyadi, Kepala Disparpora, usai membuka acara pelatihan oemandu wisata di aula Disparpora, Senin (13/9/2021).

Tak hanya fokus pada Ijen Geopark dan pariwisata saja, Disparpora Bondowoso juga mengambil ancang-ancang, untuk mengembangkan sektor kebudayaan. Pasalnya, tahun 2022 Bidang Kebudayan yang melekat di Dinas Pendidikan dan Kebudayan akan dikembalikan pada Disparpora.

“Tahun depan kan Bidang Kebudayan akan menjadi tanggung jawab kami, makanya kami juga memberikan pelatihan sejak dini kepada pemandu wisata, agar nantinya bisa juga memberikan informasi terkait situs-situs megalitikum dan kebudayaan yang ada di Bondowoso,” terangnya.

Selain mencetak SDM pariwisata yang handal, lanjut Mulyadi, pelatihan ini akan membuat pariwisata di Bondowoso semakin mumpuni. Imbasnya, dapat memberikan manfaat ekonomi untuk peningkatan taraf hidup masyarakat, terutama yang bergerak di sektor pariwisata.

“Kami berharap para guide (pemandu wisata) yang mengikuti pelatihan ini dapat mengaplikasikan ilmunya untuk membuat nyaman para wisatawan. Berikan informasi yang positif di sektor pariwisata kepada wisatawan, agar jumlah kunjungan wisatawan terus bertambah,” terangnya.

Sementara, Kepala Bidang Pariwisata pada Disparpora, Arif Setyo Raharjo menambahkan, guide yang belum mempunyai lisensi akan difasilitasi oleh Disparpora setelah mengikuti pelatihan, karena yang berwenang mengeluarkan lisensi Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Nanti kita ikutkan tour guide di Provinsi Jatim. Sehingga jumlah guide di Bondowoso bertambah. Saat ini kan yang berlisensi ada 35 orang, dan melalui pelatihan ini nanti kita fasilitasi sehingga 20 orang yang ikut pelatihan ini juga memiliki lisensi,” kata Arif di ruang kerjanya.

Dalam kegiatan ini, lanjut Arif, Disparpora Bondowoso menggandeng Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Jatim, Dewan Pimpinan Cabang HPI Bondowoso, Polisi Pariwisata, dan Tenaga Ahli Ijen Geopark.

“Kami berharap ilmu yang ditularkan oleh 4 pemateri tersebut, para guide yang dilatih bisa menjadi ujung tombak pariwisata di Bondowoso. Berikan pelayanan yang profesional, sehingga jumlah wisatawan baik nusantara maupun mancanegara bisa terus meningkat,” pungkas Arif. (rzq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here