Bulog Bondowoso Janji Pasarkan Beras Organik 2 Ton per Bulan

488
penandatanganan perjanjian kerjasama program 'On Farm Petani Mandiri' antara Pemerintah daerah, Bulog Bondowoso serta Gapoktan Al-Barokah dan Tani Makmur Jaya

BONDOWOSO – Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre Bondowoso berkomitmen untuk turut serta memasarkan salah satu produk unggulan yang dimiliki kabupaten berjuluk Republik Kopi ini, yakni beras organik.

Komitmen tersebut tertuang dalam penandatanganan perjanjian kerjasama program ‘On Farm Petani Mandiri’ antara Pemerintah daerah, Bulog Bondowoso serta Gapoktan Al-Barokah dan Tani Makmur Jaya.

Program tersebut merupakan upaya Bulog untuk ikut ambil bagian dalam melakukan penyerapan dan pemasaran salah satu produk unggulan Kabupaten Bondowoso ini.

Komitmen Bulog Subdivre Bondowoso itu mendapat apresiasi dari Bupati Salwa Arifin, karena menurutnya, akan menjadi langkah awal untuk pengembangan pemasaran beras organik berlogo BOTANIK tersebut.

“Saya harap, kerjasama ini dapat menjadi stimulan para petani di Bondowoso agar lebih serius sebagai produsen beras organik, khususnya yang menggeluti pertanian organik ini,” ungkap Bupati Salwa, di gudang Gapoktan Al-Barokah Desa Lombok Kulon Kecamatan Wonosari, Senin (4/2/2019).

Kini, dikatakan Bupati Salwa, Kabupaten Bondowoso telah memiliki 190,96 hektare lahan pertanian organik. Dengan begitu, hasil panen yang akan semakin bertambah ini harus diimbangi dengan pemasaran yang lebih luas lagi.

“Dengan adanya perjanjian program on farm petani mandiri ini, berarti pangsa pasar beras organik kita juga akan bertambah luas yang nantinya juga berdampak kepada peningkatan perekonomian para petani di Kabupaten Bondowoso ini,” jelasnya.

Sementara, langkah awal adanya perjanjian ini, dikatakan Kepala Subdivre Bulog Bondowoso, Dwiana Puspitasari, pihaknya akan menyerap beras organik sebanyak 2 ton setiap bulannya.

“Semoga kedepannya, bisa meningkat seiring dengan kondisi permintaan pasar. Sementara, kami ambil 2 ton dulu untuk dipasarkan di wilayah sendiri,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here