Bupati Salwa Apresiasi TMMD Ke-110

14
Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan TMMD ke 110

BONDOWOSO – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 tahun 2021 Kabupaten Bondowoso diselenggarakan didua Desa, diantaranya, Desa Penang dan Desa Klekehan Kecamatan Botolinggo. Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin, Selasa (2/3/2021), di Pendopo Bupati.

Bupati kelahiran Bondowoso ini mengaku sangat mengapresiasi kegiatan TNI tersebut, dalam rangka turut andil membangun negeri dari pinggiran, yakni tingkat Desa.

“Saya berharap tiap tahun ada TMMD. Saya juga berharap, agar masyarakat merespon dan mendukung program TNI ini. Mari kita jaga bersama baik pembangunan fisik maupun non fisiknya,” tutur Bupati Salwa saat memberikan sambutan.

Karena hal tersebut secara langsung bersentuhan dengan masyarakat, imbuhnya, pihaknya tak akan menutup mata akan kegiatan tersebut. Bahkan dirinya berjanji, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso siap turut andil dalam menyukseskan program TNI melalui TMMD itu.

“Nanti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bondowoso akan ikut andil melalui berbagai programnya,” tegas Bupati Salwa.

Sementara, Komandan Kodim (Dandim) 0822 Kabupaten Bondowoso, Widi Hidayat menyampaikan, bahwa pihaknya memilih dua Desa tersebut lantaran masuk dalam kriteria TMMD, yakni, terpencil, tertinggal.

“Melalui rapat dengan Pemkab Bomdowoso dan pertimbangan lainnya, dipilihlah dua Desa di Kecamatan Botolinggo ini karena dianggap paling urgent,” jelasnya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, TMMD ini akan dikerjakan selama sebulan penuh baik fisik dan non fisik.

“Untuk pembangunan fisiknya, diantaranya, pelebaran jalan, pembangunan siskamling, pengerasan jalan, rehab musholla dan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sedangkan non fisik, bisa diantaranya, pembuatan pupuk, produksi kripik dari singkong, kgitah massal hingga pengobatan ternak dan lainnya,” ungkap Dandim 0822 ini.

Selain membangun daerah terpencil, ditambahkan Widi Widayat, TMMD juga dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Satgas yang diturunkan sebanyak 150 personil. Dari Kodim 0822 sendiri, Batalyon 514 Kostrad, Batalyon Kavaleri 3, satuan dari Kodam serta pasukan Marinir Karangpilang,” pungkasnya. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here