Camat Prajekan Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Covid-19

28
Camat Prajekan, Abdul Manan saat menyerahkan bantuan bahan pokok kepada warga tidak mampu yang terdampak Covid-19

BONDOWOSO – Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bondowoso, melalui BPBD setempat, kembali menyalurkan bantuan sosial kepada 28 orang dalam pemantauan (ODP) yang tidak mampu, di Kecamatan Prajekan, Rabu (13/5/2020).

Tak hanya itu, di tengah pandemi Covid-19, sebanyak 100 warga tidak mampu, dari Desa Prajekan Kidul, Prajekan Lor dan Tarum, juga mendapat bantuan bahan-bahan kebutuhan pokok.

Penyaluran bantuan yang menerapkan protokoler kesehatan penangangan Covid-19 tersebut, diinisiasi dan berkat kerjasama antara Camat Prajekan dengan General Manager (GM) PG Prajekan dan Bank Jatim KCP Prajekan.

Menurut Camat Prajekan, Abdul Mannan mengatakan, penyerahan bantuan bahan pokok yang digelar di Balai Desa Prajekan Lor, merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Kecamatan Prajekan, PG Prajekan dan Bank Jatim untuk mengurangi beban dan kebutuhan masyarakat tidak mampu, di tengah pandemi Covid-19,” terangnya.

Tak hanya itu, lanjut Mannan, pihaknya dalam penyaluran bantuan tetap mengedepankan protokoler kesehatan Covid-19. Semisal, cuci tangan menggunakan sabun antiseptic, physical distancing dan menggunakan masker.

“Penangann Covid-19 harus tetap digalakkan. Sehingga, para penerima bantuan wajib menggunakan masker, menjaga jarak fisik minimal 1 meter. Bahkan, mereka (warga,red) yang tidak memakai masker, diberi masker oleh Pemerintah Kecamatan Prajekan,” tukasnya.

Prosesi penyerahan bantuan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 oleh Camat Prajekan kepada warga di pendopo kecamatan

Abdul Mannan juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama patuh dan taat, terhadap aturan yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Selain menjaga jarak, dirinya mengajak untuk tidak keluar rumah dan menghindari kerumunan.

“Jangan panik, dan tetap patuhi anjuran serta aturan dari pemerintah. Hindari kerumunan, pakai masker, gunakan hand sanitizer agar bisa memutus mata rantai virus corona dan semoga pandemi Covid-19 ini bisa segera berlalu,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, bantuan bagi warga tidak mampu akan terus dilakukan. Untuk hari Kamis (14/5/2020) sebanyak 50 warga Desa Walidono dan Desa Cangkring akan diberi bantuan. Selanjutnya, Jumat (15/5/2020) akan dilakukan kegiatan yang sama, berupa pemberian bantuan sosial kepada 70 anak yatim piatu dari Desa Bandilan, Sempol, Tarum, Walidono dan Cangkring. (rizqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here