‘Cemburu’ Petani Tembakau di Bondowoso Ingin Asuransi Gagal Panen

218
M Yazid (kanan), Ketua APTI Bondowoso saat mengikuti rapat kerja nasional tahun 2017

BONDOWOSO – Petani tembakau menginginkan Pemerintah Kabupaten Bondowoso tidak pilih kasih dalam memberikan jaminan (asuransi) gagal panen, seperti yang diberikan kepada petani kopi dan padi.

“Kami menginginkan perlakuan yang sama dengan petani komudity lainnya. Karena, dalam kurun tiga tahun terakhir, petani tembakau di Bondowoso selalu merugi dan nyaris tidak ada perhatian dari pemerintah,” kata Muhammad Yazid, Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Bondowoso, Kamis (20/7/2017).

Bukan tanpa alasan mereka menuntut kebijakan yang sama dari Pemkab, mengingat saat ini luas lahan tanam tembakau di areal tadah hujan atau pengairan non teknis, semakin meluas. Sedangkan untuk di area persawahan/pengairan teknis berkurang sejak tahun kemarin, sehingga resiko gagal panen juga meningkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here