Covid-19 Belum Berakhir, CJH Tahun 2020 Asal Bondowoso Gagal Berangkat

145
Bupati Salwa Arifin Saat Memberangkatkan CJH Tahun 2019 lalu

BONDOWOSO – Melalui Keputusan Menteri Agama RI Nomor 494 Tahun 2020, Pemerintah tidak memberangkatkan Calon Jamaah Haji (CJH). CJH tahun 2020 tersebut batal diberangkatkan dikarenakan pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) tak kunjung berakhir.

Keberangkatan seluruh CJH tahun 2020 asal Indonesia tersebut, baik yang menggunakan kuota pemerintah maupun yang menggunakan visa haji mujamalah atau undangan.

Gagalnya pemberangkatan CJH tahun 2020 ini juga termasuk CJH asal Kabupaten Bondowoso. Menurut, Kasi Haji dan Umrah Kemenag Bondowoso, Saiful Badri, jumlah CJH di Kabupaten yang dikenal sebagai daerah penghasil kopi ini sebanyak 635 orang.

“Diantaranya, 612 orang yang telah melunasi pembiayaan pemberangkatan dan 23 orang merupakan CJH cadangan,” paparnya, melalui sambungan teleponnya, Selasa (2/6/2020).

Dikatakannya, CJH yang gagal diberangkatkan tahun 2020 ini direncanakan akan berangkat ditahun berikutnya, yakni, tahun 2021 depan.

“Untuk tahun ini, tidak ada CJH yang diberangkatkan, artinya baru akan berangkat di tahun 2021 mendatang. Mungkin juga, jika pandemi Covid-19 ini telah berakhir,” ungkap Saiful Badri.

Untuk informasi gagalnya keberangkatan CJH asal Kabupaten Bondowoso tersebut, dikatakan Saiful Badri, pihaknya akan segera disampaikan kepada ratusan CJH tahun 2020 ini.

“Baik melalui group-group anggota haji, maupun group kepala puskesmas, kepala KUA juga, termasuk melalui forum-forum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH),” pungkasnya. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here