Dampak Cluster Hajatan, PTM di Kecamatan Binakal Distop

94
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Haeriyah Yuliati saat dikonfirmasi

BONDOWOSO – Pasca ditetapkan sebagai kluster hajatan covid-19, proses pembelajaran tatap muka (PTM) di lembaga sekolah di Desa Bendelan Kecamatan Binakal otomatis diberhentikan.

Hal tersebut dilakukan lantaran Pemerintah Kabupaten Bondowoso tidak mau mengambil risiko lebih tinggi tingkat penyebaran covid-19 di wilayah tersebut.

Menurut Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bondowoso, Haeriyah Yuliati mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang tindakan yang harus diambil pemerintah ketika terjadi kasus di Desa Bendelan. 

“Terkait PTM, kita sudah jelaskan, ketika ada kasus covid-19 secara otomatis lembaga pendidikan tersebut harus kembali melakukan pembelajaran secara daring,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (15/6/2021). 

Dikatakan Haeriyah, ketika melihat kondisi dan situasi yang terjadi saat ini, sudah tidak memungkinkan untuk melakukan pembelajaran tatap muka, maka pihak lembaga secepatnya harus memberhentikan PTM. 

“Kalau kemarin kan masih zona kuning, jadi kita memberanikan diri untuk melakukan pembelajaran tatap muka, apalagi saat ini masuk persiapan tatap muka terbatas untuk tahun ajaran baru,” ujarnya. 

Lebih jauh, dirinya menambahkan, pihak Dikbud juga telah mengimbau kepada seluruh lembaga pembelajaran tatap muka semester akhir kelulusan dan kenaikan kelas, disarankan agar anak didik lebih baik diliburkan, hal tersebut juga sebagai upaya mencegah penyebaran covid -19. 

“Kami sampaikan kepada lembaga ketika ujian sudah selesai, lebih baik sekolah diliburkan saja. Daripada siswa ke sekolah hanya sekedar bermain saja. Dan insyaallah mulai senin ini di kalender pendidikan libur,” pungkasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here