Delapan Desa di Bondowoso Darurat Air Bersih

25

BONDOWOSO– Memasuki musim kemarau, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), delapan desa di Kabupaten Bondowoso kekurangan air bersih.

Tercatat, saat ini Desa Purnama Kecamatan Tegalampel, Desa Patemon Kecamatan Tlogosari, Desa Botolinggo Kecamatan Botolinggo, Desa Maesan Kecamatan Maesan dan Kelurahan Badean, kekurangan air bersih.

Untuk mengatasi hal tersebut, BPBD setempat telah melakukan droping air bersih 10 ribu liter dari dua tangki air bersih, agar daerah yang mengalami darurat air bersih bisa teratasi.

“Kita Droping sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kukuh Triatmoko saat dikonfirmasi, Kamis (29/7/2020).

Dikatakan Kukuh, BPBD memperkirakan kemarau tahun ini sampai akhir Oktober. Sehingga pihaknya juga perlu bekerja keras untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan.

“Karena kebakaran hutan pada tahun kemarin di Bondowoso cukup banyak,” ujarnya.

Lebih jauh, Kukuh menyebutkan jika dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan, pihaknya telah menggunakan jaringan satelit sebagai pendeteksi api yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran.

“Melalui satelit inilah, api kecilpun seumpama ada orang membakar sampah biasanya terdeteksi, maka dari satelit itulah kita mendapatkan informasi dan mendatangi lokasi untuk memantau kejadian,” tukasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here