Desa Boleh Anggarkan Prokes Covid-19 Pilkades dari DD/ADD

90
Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bondowoso, Haeriyah Yuliati, saat dikonfirmasi oleh beberapa awak media

BONDOWOSO – Sebanyak 171 desa di Kabupaten Bondowoso yang akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021, diwajibkan mematuhi protokol kesehatan (prokes) Corona Virus Desease (covid-19).

Dikatakan Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bondowoso, Haeriyah Yuliati, setiap desa harus mengalokasikan anggaran dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

“Sesuai Perbup pelaksanaan Pilkades Serentak tahun 2021, segala macam yang berkaitan dengan prokes covid-19 dan tidak dianggarkan di APBD bisa dicover melalui DD atau ADD. Seperti, penyediaan hand sanitizer, tempat cuci tangan dan mungkin masker,” paparnya di Pendopo Bupati, Kamis (18/5/2021).

Namun demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 13 Miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak di 171 desa di tahun 2021.

“Yang dianggarkan dari APBD kita, seperti, pelaksanaan rapid antigen untuk panitia saja. Kami sudah meminta kepada tim Satgas covid-19 dan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memfasilitasi itu,” pungkas Kadis PMD yang juga menjabat sebagai Plt Kadis Dikbud Kabupaten Bondowoso ini.

Untuk diketahui, Pemkab Bondowoso telah menetapkan pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2021 ini di bulan Oktober mendatang. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here