Desa Kejawan Jadi Pilot Project Pelayanan Faskesmas

162
Kepala Desa Kejawan, Sugianto SE, saat memotong pita sebagai tanda Faskesmas telah diresmikan

BONDOWOSO – Pemerintah Desa (Pemdes) Kejawan Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso, terus mendukung peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dengan tetap mengutakaman penanganan Covid-19, Pemdes yang dinakhodai Sugianto ini, menjadi pilot project Fasilitas Kesehatan Masyarakat (Faskesmas).

Dengan menggunakan anggaran Dana Desa tahun 2020, Pemdes Kejawan telah meresmikan 6 box (kotak pemeriksaan) yang didalamnya tersedia tensimeter digital. Hasilnya, saat ini warga di masing-masing dusun, bisa melakukan pengecekan tekanan darah sendiri dengan mudah, praktis dan gratis.

Faskesmas di Desa Kejawan ini, juga merupakan bentuk sinergitas antara Pemdes, Prodi DIII Keperawatan Univ Bondowoso, dan Puskesmas Grujugan. Mereka kompak bekerjasama untuk menjadikan Desa Kejawan sebagai desa percontohan pelayanan kesehatan melalui Faskesmas.

Sugianto, Kepala Desa Kejawan mengatakan, dirinya sangat mendukung upaya dari semua pihak dalam membantu desanya, guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Oleh karena itu, buah karya dan inisiatif dari warganya tersebut, sepenuhnya mendapatkan dukungan anggaran dari Dana Desa tahun 2020.

“Ini merupakan buah karya pemuda Desa Kejawan, yang memiliki ide untuk membangun tempat pelayanan kesehatan, berupa tensimeter digital di semua dusun. Intinya, saat ini masyarakat dengan mudah bisa mengecek tekanan darah, cepat dan gratis,” katanya, usai meresmikan Faskesmas di desa setempat, Senin (20/4/2020).

Usai meresmikan Faskesmas, pria yang akrab dipanggil Sugik ini menjelaskan cara pengoperasian tensimeter digital yang kini ada di setiap dusun. Tak hanya itu, dirinya juga mengajak semua masyarakat untuk menjaga dan memelihara Faskesmas tersebut.

Uji coba penggunaan tensimeter digital di Faskesmas Desa Kejawan

“Caranya mudah, cukup duduk dengan posisi tegak, rileks dengan posisi kaki rata dengan lantai. Kemudian pasang manset di lengan dan telapak tangan menghadap keatas. Lalu tekan tombol start dan tunggu hingga alat tersebut memberikan hasilnya melalui suara,” paparnya, sembari mengedukasi warganya.

Kendati demikian, meskipun warga dimudahkan melalui pelayanan Faskesmas ini, dirinya tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap melakukan pemeriksaan berkala kepada petugas kesehatan, baik Posyandu atau Puskesmas setempat.

“Tetap lakukan pemeriksaan berkala kepada petugas kesehatan. Selain itu, di tengah pandemi Covid-19 ini, perlu ada kolaborasi antara pemerintah dan semua lapisan masyarakat untuk tetap tenang, menjaga pola hidup sehat, ikuti anjuran pemerintah, dan berdoa agar Covid-19 ini segera berlalu,” tukasnya.

Sekadar diketahui, Faskesmas tersebut secara simbolis diresmikan dan dioperasikan oleh Kepala Desa Kejawan, dengan itandai pemotongan pita. Tampak hadir dalam acara tersebut, Kepala Kecamatan Grujugan, Ketua Prodi DIII Keperawatan Univ Bondowoso, Kepala Puskesmas Grujugan, Kapolsek, Danramil dan Ketua Yayasan Yapikma. (ihwan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here