Di Bondowoso, Regulasi Pertembakauan Masih Carut Marut

222

BONDOWOSO – Belum dibahasnya Rancangan Undang-undang (RUU) Pertembakauan, akan berimbas pada petani tembakau. Bahkan, jika pemerintah enggan membahas RUU Pertembakauan ini, akan menguatkan persepsi jika pemerintah tidak berpihak kepada petani tembakau.

Ternyata, pembahasan RUU yang masih tertunda ini juga menjadi kendala terbentuknya Perda Tata Niaga Tembakau di semua wilayah. Bahkan di Bondowoso, regulasi pertembakauan masih carut marut.

“Petani akan terjamin kesejahteraannya, jika pemerintah menerbitkan Perda Tata Niaga Tembakau. Namun, karena RUU nya masih belum dibahas, sampai saat ini Pemkab Bondowoso masih belum bisa menerbitkan Perda tersebut,” kata M Yazid, Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Bondowoso, Sabtu (25/03/2017).

Permasalahan lainnya, lanjut M Yazid, kurangnya perhatian Pemerintah terhadap petani tembakau di Bondowoso. Dirinya menginginkan atensi dan greget dari pemerintah dalam mengawal kemitraan petani dengan perusahaan yang sampai saat ini belum transparan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here