Dilarang Mudik, Perbatasan di Bondowoso Diperketat

140

BONDOWOSO – Larangan mudik lebaran tahun 2021 menjadi atensi penting bagi Polres Bondowoso. Bahkan, agar larangan tersebut benar-benar dipatuhi oleh masyarakat, pemeriksaan terhadap pemudik di titik-titik perbatasan akan dilakukan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kapolres Bondowoso, AKBP Erick Frendriz yang menerangkan, selain personil Polri pihaknya juga melibatkan sejumlah pihak terkait untuk berjaga di setiap titik penyekatan.

“Kendaraan secara selektif prioritas akan diperiksa, nanti pemudik yg masuk di bondowoso akan dikarantina selama 5×24 jam, sesuai ketentuan dari satgas pusat” ujarnya, usai Apel Persiapan Pengamanan Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri, di Alun-alun Ki Bagus Asra, Senin (26/4/2021).

Ia pun menerangkan penyekatan pemudik akan lebih diperketat pada saat Operasi Ketupat mulai tanggal 6 Mei 2021, sebelum hari raya Idul Fitri.

Menurut Kapolres Erick, aturan Pemerintah sudah jelas yang diperbolehkan berkendara hanya antar wilayah yang sudah ditentukan atau dibagi per zona.

Meski pergerakan orang diperbolehkan, Erick mengatakan pemudik tidak cukup hanya menunjukkan keterangan domisili. Pemudik juga wajib menunjukkan surat rapid antigen atau surat sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19.

“Semua dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pertambahan angka penyebaran Covid-18 di seluruh daerah. Kita juga sudah siapkan tempat karantina di PPKM mikro,” tuturnya.

Kapolres Erick pun meminta kepada seluruh personil agar benar-benar melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik.

“Dalam tindakannya lakukan pelayanan dengan humanis kepada masyarakat,” tutupnya.

Kegiatan apel tersebut turut dihadiri oleh Bupati Salwa Arifin, Komandan Kodim 0822 Letkol Kav. Widi Widayat, Komandan Batalyon 514 Raider beserta sejumlah kepala OPD. (dhms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here