Dinas Dikbud Akhiri Sosialiasi dan Pembinaan Guru Ngaji di Kecamatan Ijen

9
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan saat melakukan sosialisasi di Kecamatan Ijen

BONDOWOSO – Setelah melakukan sosialisasi pembinaan guru ngaji di 22 kecamatan, Pemkab Bondowoso melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) mengakhiri kegiatan tersebut di Kecamatan Ijen, Jumat (12/9/2019).

Kepala Dinas Dikbud, Harimas mengatakan, kegiatan pra pencairan insentif guru ngaji yang memakan waktu dua pekan tersebut, berjalan dengan lancar dan baik tanpa kendala.

“Alhamdulillah, Kecamatan Ijen merupakan tempat terakhir kita untuk melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada guru ngaji,” urai Harimas usai menggelar Sosialisasi.

Dikatakan Harimas, dirinya telah menegaskan kepada setiap camat apabila masih ada guru ngaji yang masih belum terdata agar segera melapor untuk ditindaklanjuti.

“Jika masih ada yang tercecer pendataan yang kita lakukan segera lapor ke pihak kita, dan kita akan usulkan tahun depan sesuai Perbub Nomor 33 2019,” paparnya.

Kendati demikian, dirinya akan melakukan evaluasi dan menginventarisir serta akan melakukan pembenahan pendataan yang mungkin masih ada yang belum terdata sepenuhnya.

“Kedepannya kita akan melakukan pembenahan pendataan dan perbaikan-perbaikan untuk kesejahteraan guru ngaji,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sosialisasi dan pembinaan guru ngaji tersebut merupakan tahapan pencairan insentif yang akan disalurkan kepada rekening masing-masing guru ngaji sebesar Rp1,5 juta. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here