Dinas Kominfo Tingkatkan Kualitas Penyiaran Radio Mahardika

31
Suasana saat uji publik raperda lembaga penyiaran publik lokal di aula Sabahbina II

BONDOWOSO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar uji publik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) lembaga penyiaran publik lokal Radio Mahardika, di Aula Shababina II, Selasa (10/12/2019).

Uji publik tersebut, dilakukan sebagai bentuk upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, untuk menghidupkan kembali siaran yang berkualitas agar masyarakat bisa memahami dan merasakan manfaat dari lembaga penyiaran publik milik pemerintah.

“Merupakan salah satu upaya Pemkab untuk kembali menghidupkan siaran yang berbobot dan berkualitas meski dibatasi iklannya,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Aplikasi dan Data Base, Eka Kusuma Astuti saat dikonfirmasi.

Menurutnya, setelah dilakukan uji publik tersebut, lembaga penyiaran milik pemerintah itu, akan difokuskan dalam menyiarkan informasi tentang pembangunan yang ada di Kabupaten Bondowoso, sehingga dengan hal tersebut, masyarakat bisa mengetahui secara real bagaimana perkembangan kota Bondowoso.

“Nanti, Radio Mahardika difokuskan memberikan informasi tentang pembangunan,” paparnya.

Untuk saat ini, lanjut Eka sapaan akrabnya, Pemkab Diskominfo masih dalam tahap penyusunan draft Raperda, dimana Peraturan Daerah (Perda)  yang sebelumnya melekat pada Bagian Humas dan Protokol.

“Perubahan yang mendasar dari Perda itu adalah dulunya ada di Bagian Humas, draft ini di bawah perangkat daerah yang mempunyai tugas fungsi informasi publik,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Dinas (Sekdin) Dinas Kominfo, Dwi Wahjudi, jika uji publik raperda lembaga penyiaran publik lokal tersebut, bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyampaian informasi melalui lembaga penyiaran milik pemerintah tersebut.

“Untuk pembaharuan kegiatan-kegiatan yang sebelumnya sudah ada, serta meningkatkan kualitas penyiaran, sehingga masyarakat bisa betul-betul merasakan dampak positif dan lebih mengetahui tentang informasi seputar Bondowoso,” ujarnya.

Kendati demikian, menurut kacamata mantan Camat Tamanan tersebut, lembaga penyiaran Radio Mahardika juga telah memiliki agenda dan tata cara dalam memberikan informasi kepada masyarakat, sehingga lembaga penyiaran tersebut benar-benar menjadi sarana informasi.

“Peningkatan kualitas ini dirasa sangat penting, karena di era digital saat ini perlu adanya upaya, agar lembaga ini tidak terkikis oleh zaman,” pungkasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here