Dinas Koperindag Bondowoso Stabilkan Harga Sembako Jelang Idul Fitri

28
Kegiatan OP bahan pokok di pasar Kecamatan Prajekan

BONDOWOSO – Mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok menjelang hari raya Idul Fitri khususnya gula, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Bondowoso menggelar Operasi Pasar (OP) di enam pasar mulai tanggal 12-20 April 2020 mendatang.

Pelaksanaan OP yang dikhususkan untuk komoditi gula tersebut, Dinas Koperindag bekerjasama dengan PG Prajekan dan Bulog Sub Divre Bondowoso.

Dikatakan Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Bondowoso, Sigit Purnomo, untuk komoditi gula dipastikan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Sedangkan, untuk komoditi lainnya disesuaikan dengan harga di pasaran.

“HET-nya seharga Rp 12.500. PG Prajekan mengeluarkan gula dengan harga Rp 25.000 untuk dua kilogramnya,” ungkapnya, Selasa (12/5/2020).

Dijelaskannya lagi, untuk komoditi lain yang dikeluarkan oleh Bulog Sub Divre Bondowoso, diantaranya, beras premium dibanderol dengan harga sekitar Rp 10.000 per kilogramnya. Sedangkan, untuk minyal goreng dibanderol dengan harga Rp 12.500 per liter dan tepung terigu dibanderol dengan harga Rp 7.500.

“Dalam OP ini kita juga menjual paket sembako murah dengan harga Rp 45.000, berisi diantaranya, gula 2 kg, tepung 1 kg dan minyak goreng 1 liter,” paparnya.

Sementara, Camat Prajekan, Abdul Mannan menyatakan apresiasinya terhadap dilaksanakannya OP tersebut. Menurutnya, OP tersebut merupakan pemerintah dalam membantu mengurangi beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Selain untuk menstabilkan harga yang melonjak, sekaligus membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 karena kuantitas perekonomian semakin menurun,” katanya.

Bahkan, dalam kesempatan tersebut, Mannan panggilan akrab Camat Prajekan itu, pihaknya sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar terus mengikuti anjuran pemerintah ditengah pandemi virus mematikan ini.

“Selain edukasi, kami juga membagikan 500 masker gratis kepada warga. Kita juga menyemprotkan disinfektan di pasar dan sejumlah kendaraan yang melintas,” pungkasnya.

Untuk diketahui, OP yang dilaksanakan selama delapan hari ini, akan digelar di pasar Kejayan, Maesan, Wonosari, Tamanan, Wringin dan pasar induk Bondowoso. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here