Dinas PUPR Bondowoso Gelar Uji Kompetensi dan Sertifikasi Operator Alat Berat

129
Mulyadi, Plt Kadis PUPR saat memberikan sambutan dalam acara Uji Kompetensi dan sertifikasi operator alat berat di aula PUPR

BONDOWOSO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bondowoso bekerjasama dengan Balai Material dan Peralatan Konstruksi dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Konstruksi wilayah IV Jawa Timur, menggelar uji kompetensi dan sertifikasi operator alat berat.

Kegiatan yang digelar sejak 6-9 Agustus 2019 di aula Dinas PUPR tersebut, dilakukan agar semua penyedia jasa memiliki tenaga konstruksi yang bersertifikat, termasuk operator alat berat.

Pada kesempatan tersebut, sebanyak 50 operator alat berat mengikuti uji kompetensi dan sertifikasi selama empat hari dihadapan assesor Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Jawa Timur (Jatim).

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bondowoso, Mulyadi saat memberikan sambutan sebelum membuka kegiatan itu mengatakan, agar seluruh peserta mengikuti uji kompetensi dan sertifikasi dengan seksama guna meningkatkan kualitas pembangunan di Kota Tape ini.

“Kegiatan ini menjadi sangat penting karena tidak setiap tahun dilaksanakan. Maka dari itu, ikuti uji kompetensi dan sertifikasi operator alat berat ini hingga selesai,” katanya di aula Dinas PUPR, Selasa (6/8/2019).

Terlebih lagi, imbuh Mulyadi, penyedia jasa yang menjadi mitra dari pemerintah daerah ini menjadi ujung tombak pembangunan di Kabupaten Bondowoso.

“Karena tidak mungkin, kami yang ASN ini turun langsung ke lapangan untuk melakukan pembangunan. Jadi, kami harap para penyedia jasa atau kontraktor bisa memberikan yang terbaik dalam melakukan pembangunan yang berkualitas,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Balai Material dan Peralatan Konstruksi, Tolhas Sidabutar mengatakan, bahwa banyak keuntungan yang didapatkan operator alat berat yang telah mengikuti uji kompetensi dan sertifkasi yang digelar oleh Dinas PUPR yang bekerjasama dengan Balai Material dan Peralatan Konstruksi dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Konstruksi ini.

“Sertifikat yang didapatkan dari uji kompetensi ini, bisa dipakai dimana saja, se-Indonesia. Itu keuntungan yang paling utama,” pungkasnya. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here