Dinas PUPR Bondowoso Salurkan Program Pamsimas di 25 Desa

Wabup Irwan: Ini Swakelola, Jangan Dikontraktualkan

219

BONDOWOSO – Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) ke III yang diselenggarakan tahun 2019 ini di Kabupaten Bondowoso, diharapkan bisa memberikan akses kepada masyarakat di pedesaan untuk mendapatkan pelayanan air minum dan sanitasi yang berkelanjutan, serta meningkatkan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

Tahun ini, sebanyak 25 desa yang tersebar di beberapa kecamatan menerima program Pamsimas. Sasarannya, bukan hanya desa-desa yang rawan kekeringan dan kekurangan air bersih, akan tetapi saat ini indikator angka stunting juga menjadi skala prioritas penyaluran program ini.

Pemkab Bondowoso, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), berkomitmen untuk bersinergi dengan lintas sektor dalam menangani kekurangan air dan penanganan stunting melalui program Pamsimas III, dengan menggelontorkan anggaran sekitar Rp200 jutaan kepada masing-masing desa penerima.

Tak hanya itu, Dinas PUPR juga berkomitmen untuk menjaga kualitas pembangunan pipanisasi, pengeboran dan saluran air bersih dengan melibatkan lapisan masyarakat sebagai kontrol sosial. Oleh karenanya, program ini dikerjakan secara swakelola dan tidak dikontraktualkan.

Seperti yang dikatakan Plt Kepala Dinas PUPR, Mulyadi menegaskan agar desa-desa penerima program Pamsimas benar-benar memperhatikan kualitas pekerjaan.

“Selain launching pelaksanaan Pamsimas III, semua desa penerima program kami ajak berkomitmen dengan menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) di Aula Dinas PUPR. Jadi, kami harapkan 25 desa penerima program Pamsimas ini benar-benar bisa direalisasikan dan menyasar untuk kepentingan masyarakat,” kata Mulyadi, Kamis malam (15/8/2019).

Menurutnya, saat ini Kabupaten Bondowoso sangat membutuhkan penyaluran air bersih untuk dikonsumsi oleh banyak masyarakat umum. Bahkan, saat ini Bondowoso masih termasuk peringkat tertinggi dari tiga kabupaten masalah stunting. Dengan demikian dengan adanya program Pamsimas diharapkan bisa menekan angka stunting melalui penyaluran air bersih.

“Yang kita harapkan melalui program ini, masyarakat bisa terlayani dan bisa menikmati air bersih. Tahun depan, kita akan support dengan program penyaluran air bersih seperti ini, khusus bagi desa-desa yang angka stuntingnya tinggi,” terangnya.

Sementara, Wakil Bupati Bondowoso, H Irwan Bachtiar Rahmat, dalam kesempatan tersebut menegaskan kepada semua Kepala Desa agar benar-benar mengalokasikan anggaran program Pamsimas sesuai juklak dan juknisnya. Dirinya juga berharap dukungan dan partisipasi Kepala Desa agar berperan aktif dalam rangka turut menjaga serta mengawasi pelaksanaan kegiatan program Pamsimas.

“Program Pamsimas ini sifatnya swakelola, jangan dikotraktualkan. Jadi kami berharap kepada para Kepala Desa yang menerima program ini agar betul-betul menjaga kualitas pekerjaan dan melibatkan masyarakat setempat sebagai bentuk pemberdayaan,” tegas Wabup Irwan. (rizqi/**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here