Dinas PUPR Bondowoso Terus Tingkatkan SDM Pengawas Konstruksi

94
Plt Kepala Dinas PUPR saat menyerahkan materi pelajaran bimtek dan uji kompetensi pengawas secara simbolis kepada peserta

BONDOWOSO – Sebanyak 90 pengawas saluran irigasi dan pengawas lapangan pekerjaan jalan, di lingkup Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengikuti bimbingan teknis dan uji kompetensi, di aula Dinas PUPR, Senin (25/11/2019).

Dinas PUPR Bondowoso dalam Bimtek kali ini bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Jasa Kontruksi (LPJK) Provinsi Jawa Timur dan Balai Jasa Kontruksi Wilayah IV Surabaya.

Menurut Plt Kepala Dinas PUPR, Mulyadi mengatakan, bimtek dan uji kompetensi tersebut dilakukan mengacu pada undang-undang Nomor 2 tahun 2017, tentang jasa kontruksi, agar seluruh pekerja kontruksi berkompeten dan berstandart, serta untuk meningkatkan kualitas para pengawas.

“Untuk itu, Pemkab Bondowoso saat ini berupaya keras memenuhi hal tersebut dengan menyelenggarakan bimtek dan uji kompetensi tenaga terampil kontruksi,” ungkapnya.

Dikatakan mantan Direktur PDAM ini, jika pengawas saluran maupun pekerjaan jalan, merupakan tonggak utama untuk pelaksanaan konstruksi.

“Pengawas ini menjadi tulang punggung bagi pembangunan konstruksi di Bondowoso, oleh karena itu dibutuhkan intergritas kapasitas berstandart,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menegaskan pihaknya akan terus berupaya keras untuk meningkatkan kapasitas untuk menjamin pelaksanaan konstruksi sebagaimana seperti direncanakan. Jadi, seluruh pengawas harus mampu memahami jenis-jenis pekerjaan.

“Seorang pengawas harus memahami jenis-jenis pekerjaan, spesifikasi tekhnis, perhitungan volume, hingga pengetahuan hukumnya kontrak, sehingga mampu mengarahkan pelaksanaan pekerjaan agar sesuai dengan kontraknya,” tegasnya.

Dirinya berharap, melalui bimtek dan uji kompetensi tersebut dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengawasan di bidang masing-masing, sehingga kualitas dan mutu kontruksi bisa terjamin sepenuhnya.

“Ikuti bimtek uji kompetensi ini dengan sungguh-sungguh, ini adalah gerbang menuju peningkatan SDM kita, agar mutu dan kualitas kontruksi terjamin,” pungkasnya.

Seperti diketahui, bimtek dan uji kompetensi pengawas saluran irigasi dan pengawas pekerjaan jalan tersebut digelar selama 4 Hari, dimulai dari tanggal 25 hingga 28 November 2019. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here