Direksi Dianggap Kurang Berperan, Fraksi Golkar Minta Restrukturisasi PT BOGEM

57

BONDOWOSO – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bondowoso Gemilang (Bogem) mendapat sorotan dari Partai Golongan Karya (Golkar) dalam Pemandangan Umum (PU) Fraksi yang disampaikan pada Rapat Paripurma, Selasa  (23/7/2019) malam.

Pasalnya, pada PU fraksi Golkar tersebut, bagian personalia PT Bogem saat ini dinilai kurang mampu memerankan diri dan memberikan kreasi kerja terbaik guna mewujudkan tujuan pendirian perseroan (perusahaan) tersebut.

Karena hal tersebutlah, dalam PU fraksi Golkar itu ada tiga rekomendasi yang diberikan kepada perusahaan milik daerah yang ditekankan mengelola potensi daerah dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bondowoso.

Selain hal tersebut, tujuan didirikannya PT Bogem ini, juga memanfaatkan dan mengembangkan potensi sumber daya daerah yang tersedia, meningkatkan dan mengembangkan perekonomian daerah, memperluas kesempatan berusaha dan lapangan kerja. Juga penyediaan barang/jasa yang bermutu dan guna memperoleh laba dari setiap aktifitas ekonomi yang dilakukan.

“Atas dasar itu, kami Fraksi Partai Golkar menyerukan agar ada Restrukturisasi organisasi termasuk personalianya. Perlu adanya revitalisasi penguatan kembali jati diri sebagai perseroan (perusahaan) yang bertujuan untuk meningkatkan PAD dan reorientasi bisnis BUMD PT Bogem dengan melakukan pemfokusan terhadap core bussines perseroan sehingga memiliki bidang garap yang jelas serta tidak tumpang tindih dengan unit lainnya,” papar Juru Bicara Fraksi Golkar, Kukuh Rahardjo.

Untuk diketahui, PT Bogem adalah BUMD yang telah dilegalkan keberadaannya melalui Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2017. (Yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here