DPC PPP Bondowoso Kubu Djan Faridz Gelar Muscab

207
Pelaksanaan Muscab PPP Bondowoso kubu Djan Farid

Bondowoso – Perhelatan Musyawarah Cabang (Muscab) PPP Bondowoso ke VIII di hotel Ijen View, Sabtu (29/10) tampak berjalan lancar. Dalam ruangan sejak awal telah hadir pengurus PAC dan DPC PPP Bondowoso kubu Djan Faridz. Selain itu organisasi sayap PPP dan sejumlah tokoh masyarakat dan agama juga hadir.

Sofyan Zauri, Ketua Panitia sekaligus Sekretaris DPC PPP kubu Djan Faridz ini berharap, dengan kegiatan Muscab ini, partai terus berkembang dan memiliki kontribusi terhadap pelaksanaan pembangunan ke depan.

Muscab PPP Bondowoso kubu Djan Faridz ini mengusung tema “Meneguhkan Supremasi Hukum Melalui Gerakan Politik Yang Bersendikan Pada Agama Islam”.

Sofyan mengatakan, pelaksanaan Muscab kali ini dilatarbelakangi akan berakhirnya kepengurusan DPC PPP periode 2011 – 2016 dan untuk membentuk kepengurusan yang baru periode 2016 – 2021.

“Tujuannya untuk pencerahan, pengkaderan serta peremajaan. Untuk memperbaiki mental dan pikiran menuju PPP dengan semangat baru,” jelasnya.

Dia berharap di tubuh partai berlambang Ka’bah ini terjadi proses pembinaan yang baik. Sehingga PPP bisa menjadi partai untuk beribadah, istiqomah demi perjuangan Islam dan rakyat secara umum. Selanjutnya setelah menjabat di DPR tidak ada lagi persaingan partai.

Dia menjelaskan, dasar melakukan Muscab PPP Bondowoso kubu Djan Faridz adalah MA 601. Dimana hasilnya dimenangkan Kubu Djan Farid di tingkat Mahkamah Agung.

”Kubu kita menggelar muscab karena sampai saat ini kubu yang sah adalah kubu PPP Djan Faridz. Ingat, sampai saat ini tidak ada keputusan apapun yang membatalkan hal itu, artinya yang diakui Mahkamah Agung adalah PPP kubu Djan Faridz,” kata mantan anggota DPRD Bondowoso ini.

Sofyan menegaskan, di Muscab ini, hanya 3 PAC yang tidak hadir, selebihnya 20 PAC hadir semua. Selain itu, pihaknya mewarning akan melakukan pergantian antar waktu (PAW) kepada anggota DPRD Bondowoso yang saat ini berada di kubu PPP Romy.

Diketahui, Ketua DPC PPP Kabupaten Bondowoso kubu Djan Faridz adalah Mustamil Romli. Sedangkan untuk kubu Romy diketuai oleh H.Buchori Mun’im yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Bondowoso.

“Tantangan kompetisi ke depan semakin berat. Sehingga diperlukan kematangan dan kearifan dalam menyusun program dan kepengurusan. Muscab juga harus menjadi wadah untuk perekrutan potensi baru dengan kombinasi kader berprestasi. Sehingga pengurus PPP tidak “jadul” (jaman dulu) tetapi lebih modern,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here