DPPKB Bondowoso Maksimalkan Pelayanan KB Melalui Pencanangan Bhakti Sosial

238
Kepala DPPKB Nunung Setianingsih saat memberikan sambutan diacara pencanangan Bhakti Sosial di puskesmas Cermee

BONDOWOSO– Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar kegiatan pencanangan Bhakti Sosial untuk mensukseskan Program integrasi antara Keluarga Berencana (KB), Kesehatan, dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) serta memaksimalkan Akses pelayanan KB terhadap masyarakat dalam mewujudkan keluarga berkualitas.

“Giat ini dalam rangka meningkatkan pencapaian program kependudukan dan keluarga berencana di Kabupaten Bondowoso dan diharapkan peran Bidan sebagai penyedia layanan (Provider) yang melaksanakan pelayanan KB pada fasilitas kesehatan,” papar Kepala DPPKB Bondowoso, Nunung Setianingsih saat memberikan sambutan di acara Pencanangan Bhakti sosial di Puskesmas Cermee, Rabu (13/2/2019).

Dikatakan Nunung, penduduk merupakan aset berharga yang sangat menentukan maju mundurnya suatu bangsa, sehingga aspek kualitas dan kuantitas menjadi sangat penting.

“Melalui program ini, Pemerintahan berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitas penduduk,” tuturnya.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan jika dalam hal ini peran bidan sangatlah penting untuk menjaga agar penduduk yang merupakan aset bangsa tetap terjaga sepenuhnya. Kendati demikian, seorang bidan harus berbekal ilmu pengetahuan yang mumpuni.

“Profesi seorang Bidan sangatlah mulia, karena melahirkan Generasi yang sehat, cerdas dan berkualitas, dan profesi ini harus memiliki pelatihan dan penguasaan terhadap terhadap suatu pengetahuan khusus melalui jalur pendidikan serta mempunyai kode etik,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here