Enam Pasar di Bondowoso, Jadi Percontohan e-Retribusi Berbasis QRIS

33
Wabup Irwan saat memberikan sambutan dalam peluncuran proyek percontohan penerapan QRIS di pendopo.

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso bersama Bank Jatim menjadikan 6 pasar sebagai proyek percontohan penerapan Quick Response Indonesia Standard (QRIS), salah satunya pasa induk Bondowoso.

Pilot project penerapan e-retribusi tersebut, melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan kerja Pemkab Bondowoso, semisal Dinas Koperas Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag).

Wakil Bupati Bondowoso H Irwan Bachtiar Rahmat, saat membacakan sambutan Bupati KH Salwa Arifin, memberikan apresiasi kepada Bank Jatim yang telah meningkatkan intensifikasi retribusi di 6 pasar.

“Saya mengajak kepada semua instansi pemerintah, khususnya Dinas (Koperindag), untuk meningkatkan intensifikasi dan ekstensifikasi retribusi di 6 pasar,” ungkapnya usai meluncurkan QRIS di Pendopo Bupati, Kamis (13/2/2020).

Selain itu, kata wabup, Dinas Koperindag harus membuat sistem pengendalian serta pengawasan sederhana yang sistematis. Sehingga, dengan mudah mengontrol kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas dibagian retribusi.

“Catat dan evaluasi terus hal-hal yang sifatnya menghambat kinerja penerimaan retribusi, serta lakukan langkah-langkah yang cepat dan tepat untuk mengatasi kendala dimaksud,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala Diskoperindag setempat, Sigit Purnomo mengemukakan, Pihaknya akan terus melakukan upaya-upaya dan memanfaatkan teknologi yang berkembang pada saat ini, sehingga Pihaknya akan terus mengoptimalkan penggunaan teknologi digital untuk pembayaran retribusi pasar.

“Dalam penerapan pembayaran secara digital seperti ini, dapat meningkatkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan di Bondowoso,” tukasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here