Gegara Covid-19, IGD RSUD dr Koesnadi Hanya Terima Kasus Berat dan Ponek

146

BONDOWOSO – Meningkatnya jumlah tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bondowoso, membuat pelayanan kesehatan di RSUD dr Koesnadi tidak maksimal.

Hal tersebut diinformasikan berdasarkan Surat Pemberitahuan yang dikeluarkan oleh pihak RSUD, tertanggal 22 Juli 2021. Yang ditandatangani oleh Direktur RSUD.

Di dalam diktum surat tersebut, pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) harus didekontaminasi dan ditata ulang. Pasalnya, banyak nakes yang positif Covid-19.

“Saat ini banyak dokter, perawat dan petugas lain di IGD RSUD dr Koesnadi yang terpapar Covid-19. Jadi, pelayanan kesehatan tidak maksimal,” kata Plt Direktur RSUD, dr Yus Priyatna, Jumat (23/07/2021).

Akan tetapi, lanjutnya, IGD tetap menerima dan melayani pasien dengan penyakit keras, serta tetap memberikan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (Ponek).

“Kami tetap melayani rujukan kasus berat dan Ponek, sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,” terang Yus Priyatna melalui pesan Whatsappnya.

Dirinya juga menginformasikan, saat ini pengurangan pelayanan di IGD diperkirakan akan berlangsung hingga 1-2 pekan kedepan.

“Kan yang banyak terpapar nakes dengan status konfirm. Jadi Kalau menunggu yang selesai isoman (nakes, red), diperkirakan 1-2 Minggu akan beroperasi normal lagi,” tuturnya.

Yus Priyatna, menambahkan, saat ini untuk ketersediaan ruang rawat inap, ruang isolasi, serta oksigen dan obat untuk pasien Covid-19 masih mencukupi.

“Semua fasilitas dan peralatan mencukupi. Hanya faktor dari tenaga kesehatan (nakes) saja yang perlu kami antisipasi, apalagi saat ini banyak yang terkonfirmasi positif Covid-19,” ungkapnya. (rzq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here