Geliatkan Ekonomi Kreatif, Ini Kolaborasi Disparpora dan APFI Bondowoso

34
Penandatanganan kerjasama antara Plt Kepala Disparpora dengan Ketua APFI Cabang Bondowoso

BONDOWOSO – Lesunya ekonomi kreatif yang tercipta dari dunia fotografi di era pandemi Covid-19 ini, memicu Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bondowoso untuk meningkatkan profesionalisme para fotografer.

Kali ini, Disparpora memfasilitasi 20 fotografer yang tergabung dalam Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia (APFI) cabang Bondowoso, untuk memberikan wadah bagi karya-karya terbaik para fotografer, melalui kegiatan fotografi objek wisata dan Mini Wedding Photography.

Giat tersebut bekerjasama dengan MUA Community yang menghadirkan model-model cantik hasil olah tangan para perias handal. Mereka, para model nantinya menjadi objek bagi fotografer untuk menghasilkan karya fotografi terbaik dan bernilai ekonomis.

Pengembangan profesi fotografi ini, juga bisa mendongkrak promosi wisata di kawasan Bondowoso, khususnya situs-situs Ijen Geopark. Hal tersebut dikatakan oleh Plt Kepala Disparpora, Retno Wulandari usai menandatangani perjanjian kerjasama dengan APFI.

“Kami sangat mengapresiasi dan memberikan support kepada APFI untuk terus berkarya dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Karena, melalui karya-karya fotografi ini, kita bisa mendongkrak promosi wisata,” katanya, Minggu (4/4/2021), di Graha Ijen Disparpora.

Sebelumnya, lanjut Retno, pihaknya juga memfasilitasi APFI untuk mengabadikan karya fotografi terbaik melalui lensa kamera, di beberapa objek wisata kawasan Ijen Geopark. Hal tersebut dilakukan untuk memperkenalkan situs-situs dan objek wisata di Bondowoso kepada dunia.

“Kami telah memberikan ruang kepada para fotografer untuk melakukan fotografi di luar ruangan, seperti objek wisata andalan Bondowoso. Karya mereka nantinya, diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung kesini,” harapnya.

Peningkatan profesi fotografi ini juga dilakukan di dalam ruangan, dengan menggandeng MUA Community berpengalaman. Kolaborasi komunitas yang dinakhodai Lilik Setyorini ini, menurut Retno sangat ideal, untuk kembali menumbuhkan ekonomi kreatif pasca pandemi Covid-19

“Pengembangan SDM para perias yang tergabung di MUA Community ini, akan menumbuhkan semangat para pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Bondowoso, khususnya di bidang tata risa pengantin. Kemudian dipromosikan melalui karya fotografi dari para fotografer yang tergabung dalam APFI,” jelasnya.

Event yang pertama kali digelar oleh APFI bersama Disparpora ini, menurut Ketua APFI Cabang Bondowoso Joni Teguh Cahyo Haryono, sangat membantu meningkatkan profesi fotografi pasca pandemi.

“Melalui event ini, semangat teman-teman fotografer kembali menyala. Kemudian kita sudah banyak menjalin kerjasama dengan beberapa isntansi untuk pengembangan profesi fotografi. Intinya, APFI ini berusaha menjadi wadah untuk pengembangan profesi fotografi supaya mereka bisa menuju ke arah profesi yang lebih baik,” terangnya.

Seperti diketahui, kegiatan peningkatan SDM fotografer tersebut seharusnya diikuti oleh 40 orang. Namun, karena mengikuti protokoler kesehatan Covid-19, APFI hanya menghadirkan 20 orang saja. (rzq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here