Guru Ngaji di Bondowoso Bakal Didata Ulang

21
Sekretaris Daerah (Sekda) Syaifullah

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso bakal memverifikasi atau mendata ulang para penerima insentif guru ngaji. Pasalnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Syaifullah menilai pendataan sebelumnya terburu-buru.

“Informasinya masih ada yang lolos yang tidak mendapatkan Insentif itu, ada juga yang tidak ada santrinya tapi mendapatkan insentif, jadi kita akan perbaiki. Kemarin kan serba terburu-buru karena sudah berjalan dua tahun, jadi akan kita perbaiki,” ungkapnya, Selasa (21/4/2020).

Dirinya berharap kepada seluruh instansi terkait, agar segera memperbaiki data guru ngaji, mengingat program tersebut merupakan visi dan misi Bupati KH Salwa Arifin dan Wakil Bupati H Irwan Bachtiar.

Dirinya juga memiliki data jika di beberapa kecamatan ada yang belum menerima insentif. Oleh karena itu, pihaknya akan meminta Kepala Desa untuk melakukan pendataan ulang.

“Di daerah Tegalampel yang santrinya kurang lebih seratus orang, malah tidak dapat insentif. Tapi, untuk saat tidak mungkin dapat secara langsung, jadi saya minta kepada para Kepala Desa agar segera memperbaiki,” ujarnya.

Keberadaan guru ngaji harus benar-benar diprioritaskan, sebagai pembangkit semangat pendidikan karakter. Kata Sekda, guru ngaji adalah tiang penopang dalam menegakkan norma-norma agama.

“Kita selaku pemerintah berharap, tolong diberikan kepada yang benar-benar berhak menerima,” tukasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here