Habiskan Miliaran, BLK Belum Berfungsi Maksimal

999

BharataOnline – Bangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bondowoso yang menelan anggaran APBD miliaran rupiah belum bisa dimaksimalkan. Meskipun telah mendapatkan bantuan alat pelatihan dari Kemenakertrans namun tetap saja belum bisa difungsikan.

Parahnya, bangunan yang terletak di Desa Tangsil Kulon Kecamatan Tenggarang itu, di beberapa titik sudah bocor. Sehingga bangunan yang diharap dapat mengurangi angka pengangguran tersebut terkesan sia – sia.

Bupati Bondowoso, Amin Said Husni  mengatakan, pembangunan BLK yang dikerjakan secara bertahap itu atas kehendak dari warga dan DPRD Bondowoso. Sedangkan BLK di kabupaten lain, dibangun oleh pemerintah pusat sehingga langsung komplit sesuai standar nasional dan bisa langsung dimaksimalkan.

“BLK di Kabupaten Bondowoso ini dibangun atas kehendak dan inisiatif warga, Pemkab dan DPRD Bondowoso. Jadi Bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah,” katanya usai melakukan kunjungan kerja (kungker) Bupati di BLK Bondowoso, Senin (27/2/2016).

Setiap tahunnya, kata Bupati, untuk memenuhi standar Nasional, Pemkab Bondowoso terus melengkapi fasilitas mulai dari pembangunan hingga instruktur.

“Setiap tahun kami tambah fasilitasnya. Mulai aula, ruang kelas, asrama, laboratorium, kemudian dapur, dan tidak kalah penting instrukturnya. Kami akan terus lengkapi sehingga memenuhi standar nasional,” imbuhnya.

Harapannya, lebih lanjut bupati dua periode itu mengulas, di tahun 2017 sudah bisa beroperasi. Mengingat BLK Bondowoso sudah mendapatkan bantuan dari Kemenakertrans.

“Mudah – mudahan tidak terlalu lama. Sebetulnya secara umum, kami sudah dapat bantuan alat – alat dari kemenakertrans. Instruktur secara bertahap dilatih sesuai standar. Semoga di tahun 2017 sudah bisa beroperasi atau selambat – lambatnya tahun 2018 sudah memenuhi standar nasional,” pungkasnya.¬†(sp1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here