Hasil Temuan BPK, 8 Desa di Bondowoso Bermain Anggaran

643
Ir Wahyudi Triadmadji, Inspektur Inspektorat Bondowoso

BONDOWOSO – Menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2015, yang berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga Rp94 juta dari penyalahgunaan ADD dan DD, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan bersama Inspektorat akan menerapkan sistem aplikasi keuangan desa.

“Sistem ini merupakan rekomendasi dari BPK dan seperti yang disarankan oleh Menteri Dalam Negeri. Karena, potensi kerugian negara tersebut akan menghambat kabupaten Bondowoso untuk mendapatkan penghargaan Wajar tanpa Pengecualian (WTP),” kata Ir Wahyudi, Inspektur Inspektorat, Selasa (29/11/2016) di ruang lobi Bappeda Kabupaten Bondowoso.

Wahyudi mengungkapkan, jika BPK menemukan sejumlah desa di Kabupaten Bondowoso masih menyelewengkan anggaran keuangan desa yang bersumber dari ADD dan DD.

“Berdasarkan temuan BPK pada tahun 2015, ada 8 desa di 2 kecamatan yang menggunakan anggaran keuangan desa tidak sesuai dengan peruntukannya,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here