Husnan Manfaatkan Potensi Desa Clarak Untuk Sejahterakan Masyarakat

40

PROBOLINGGO – Komitmen untuk berkontribusi bagi kemajuan di lingkungan tempat tinggalnya, nampak begitu kuat pada sosok Husnan H I, warga Dusun Karang Anyar RT 11 RW 04, Desa Clarak Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo.

Pria 33 tahun ini mampu melihat berbagai potensi yang harus dikelola demi mengarah pada kesejahteraan masyarakat, kemandirian ekonomi dan memajukan desa yang selama ini menjadi tempat tinggalnya.

Oleh karena itu, berangkat dari dukungan sejumlah Tokoh Agama dan Masyarakat serta warga Desa Clarak, Husnan bertekad menjadikan desa ini satu dari sekian desa yang sanggup memberi kontribusi bagi warga, dalam segi pelayanan dan pengelolaan aset desa.

Untuk itu, Husnan dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Clarak Kecamatan Leces yang akan digelar 11 November 2019 mendatang, memohon restu dari masyarakat desa setempat, jika dirinya ditakdirkan menjadi Kades, dirinya berupaya untuk menjalankan amanah yang diberikan.

Menurutnya, diakui atau tidak kemajuan wilayah akan dapat dirasakan oleh masyarakat, ketika sosok yang menjadi pimpinan di wilayah tersebut, dapat menjalankan kebijakan dan memberi kontribusi positif bagi rakyatnya.

Husnan, Calon Kades Clarak

“Banyak potensi yang harus dikembangkan di desa ini, tentunya mengarah pada kepentingan masyarakat yang berujung pada kesejahteraan dan kepuasan dari warga,” ujar Husnan Rabu (6/11/2019).

Lebih lanjut pria yang tergolong masih muda belia ini menambahkan, “Tidak ada hal muluk yang dapat saya sampaikan jika terpilih menjadi Kepala Desa. Sudah ada program yang saya canangkan untuk direalisasikan selama menjalankan tugas sebagai Kades,” ungkap Husnan.

Ditelisik dari program yang dibuat oleh Calon Kades Clarak ini, tak berlebihan jika warga menilai program tersebut sangat dibutuhkan oleh semua lapisan Masyarakat di desa ini.

Adapun program yang dimaksud yakni dengan memfasilitasi pengadaan mobil ambulan desa, pengadaan bank desa, santunan anak yatim beserta janda serta santunan kematian.

Bahkan ada lagi program yang diwacanakan dan diharapkan terealisasi berupa pemberian tunjangan guru ngaji serta yang paling menarik akan menanggung biaya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi warga yang dinilai kurang mampu.

Pantauan wartawan Bharata Online di lapangan, selama ini potensi yang ada di Desa Clarak dinilai kurang bisa dimanfaatkan secara maksimal. Berbagai potensi ini jika dapat diolah dengan baik dan tepat sasaran, maka bukan hal yang mustahil jika semuanya bisa menjadi sarana dalam menopang perekonomian masyarakat setempat. Mudah-mudahan jika ditakdirkan menjadi Kepala Desa, pria ini akan melaksanakan amanah dari masyarakat dengan baik dan benar. (sdr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here