Ikuti Intruksi Kemendagri, Pemkab Bondowoso Siapkan Video Inovasi Tatanan Era New Normal

64
Suasana saat rapat persiapan tatanan inovasi video new normal

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso dalam lima hari kedepan bakal menyiapkan video berdurasi 90 detik, dalam rangka menyambut era new normal.

Video tersebut dimaksudkan untuk menunjukkan eksistensi Pemkab setempat di dalam menekan penyebarluasan virus corona atau Covid-19 yang saat ini menyebar luas di beberapa daerah, bahkan Bondowoso salah satunya.

Kepala Bidang Pengendalian dan Litbang pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bondowoso, Hasan mengemukakan, saat ini Pemkab tengah menyiapkan inovasi-inovasi menangani wabah corona.

“Kita tuangkan ide-ide kreatif lewat video berdurasi 90 detik dengan melibatkan beberapa sektor, yang akan dilombakan di Kementerian Dalam Negeri nantinya,” ungkapnya usai mengikuti rapat di kantor Pemkab, Selasa (2/6/2020).

Dikatakan Hasan, dari beberapa sektor ada tujuh cluster jenis video yang akan dikirimkan ke Kementerian Dalam Negeri, dan saat ini Pemkab tengah menyiapkan tim kreatif dari Dinas Kominfo dan Bagian Humas Pemkab setempat.

“Ada tujuh cluster yang akan kita kirimkan meliputi pasar tradisional, pasar modern, mall, minimarket, dengan mendokumentasikan bagaimana penerapan new normal ditempat tersebut,” tuturnya.

Selain cluster pasar, ada juga cluster kepariwisataan dengan mendokumentasikan bagaimana cara para pengelola wisata memberikan pelayanan di tengah-tengah wabah Covid-19 ini.

“Obyek wisata juga harus memperlihatkan bagaimana cara penerapan pelayanan di wisata tersebut, dan juga perhotelan harus juga bisa memperlihatkan bagaimana penerapan new normal,” ujarnya.

Sementara menurut Kepala Bagian Organisasi, Slamet Yantoko mengatakan, pelayanan new normal merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk keberlangsungan pembangunan di masa pandemi.

“Jadi nanti tidak ada istilah pelayanan itu berhenti, jadi pelayanan akan tetap berjalan dengan inovasi-inovasi yang dimunculkan, sehingga tidak menganggu aktifitas,” paparnya.

Lebih jauh, ia menegaskan, didalam upaya yang dilakukan oleh Pemerintah, yakni new normal, adalah salah satu upaya untuk melihat sejauh mana Pemerintah Daerah menekan penyebarluasan wabah virus Covid-19.

“Video penerapan bukan hanya dilombakan, sebenarnya Pemerintah ingin melihat bagaimana langkah-langkah Pemerintah Daerah dalam menyikapi pandemi Covid-19 ini,” tukasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here