Imbas Proyek PLTP PT Medco, Puluhan Delineator dan Guard Rail Menuju Kawasan Wisata Ijen Rusak

771
Guard rail yang diduga rusak akibat pelebaran jalan oleh PT Medco di kawasan jalan menuju Kecamatan Ijen

Imbas Proyek PLTP PT Medco, Puluhan Delineator dan Guard Rail Menuju Kawasan Wisata Ijen Rusak

BONDOWOSO – PT Medco energi Internasional Tbk (MEDC) melalui anak perusahaannya, PT Medco Cahaya Geotermal informasinya akan melakukan pengeboran sumur di akhir tahun 2020 ini. 

Pengeboran tersebut merupakan salah satu bagian dari pengerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Kawasan Kawah Wurung Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Sayangnya, truk yang mengangkut alat berat dan pipa serta semua peralatan untuk pekerjaan pasca eksplorasi PLTP ini, memberikan dampak kerusakan pada jalan dan bahu jalan. Bahkan, banyak guard rail dan delineator yang menjadi aset Pemerintah Kabupaten Bondowoso, rusak.

Di lapangan, saat ini ditemukan ada puluhan delineator (patok tikungan) dan puluhan meter guard rail (pagar pengaman) di sepanjang jalan menuju kawasan wisata di pegununngan Ijen, yang diduga rusak akibat pelebaran jalan yang dilakukan sepihak oleh PT Medco.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) di Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (LHP), Heru Purwoko. Menurutnya, untuk patok tikungan dan pagar pengaman merupakan proyek di tahun 2018 dan 2019.

“Setelah kami inventarisir, sekitar 30 meteran guard rail dan 54 unit delineator rusak. Itu merupakan proyek pengadaan tahun 2019 dan 2018 yang nilainya Rp180 juta,” ungkap Heru, panggilan akrab Kabid Sarpras ini, Jumat (14/2/2020) di kantornya.

Namun demikian, dikatakannya, telah ada Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Medco dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melalui Dinas LHP, perihal rusaknya sarpras tersebut.

“Kalau untuk MoU, itu bagiannya Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas (Lalin), pak Wage,” ungkapnya.

Sementara, Kabid Lalin di Dinas LHP Kabupaten Bondowoso, Wage Supratman hingga berita diterbitkan terkesan menghindar ketika hendak dikonfirmasi terkait hal tersebut.

“Saya masih masih di Situbondo,” katanya melalui pesan Whatsappnya, Senin (24/2/2020).

Untuk diketahui, PT Medco mengerjakan pengeboran untuk energi panas bumi (Geothermal) sebagai bagian pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Kecamatan Ijen.

Sebagai informasi, PLTP di Kecamatan Ijen ditargetkan bisa beroperasi secara komersial (Commercial on Date/ COD) pada 2022, dengan total kapasitas 110 Megawatt (MW). Sebelumnya Medco Power juga telah memiliki perjanjian jual beli tenaga listrik dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)(Persero) yang berlaku dalam jangka waktu 30 tahun kedepan. (dis/rzq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here