Ingat Lho, Gerbong Mutasi di Bondowoso Tanpa Unsur Balas Dendam

1208
Bupati Salwa Arifin saat menandatangani SK mutasi para pejabatnya

BONDOWOSO– Gerbong Mutasi Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Administrasi dilingkungan kerja Pemerintah Kabupaten Bondowoso, telah dibuka pertama kali dimasa pemerintahan yang baru di bawah kepemimpinan Bupati Salwa Arifin dan Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat.

Kendati demikian, Mutasi yang menyisakan seribu pilu dan tangis para pejabat yang telah dimutasi atau dipindah tugaskan tersebut, bukanlah dilakukan semata-mata karena permusuhan ataupun unsur ketidaksukaan dimasa transisi pemerintahan yang baru ini.

Namun, menurut Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin, mutasi kali ini merupakan upaya penyegaran dan menumbuhkan ide-ide atau gagasan yang baru.

“Perlu saya sampaikan, mutasi yang kita lakukan kali ini bebas dari unsur-unsur permusuhan, unsur antara suka dan tidak suka akibat sisa persaingan dari proses demokrasi yang telah berlalu,” ucap Bupati Salwa saat memberikan Sambutan usai melantik dan mengambil sumpah jabatan di Pendopo Bupati , Senin (4/2/2019).

Bahkan, Bupati yang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati di periode sebelumnya ini menekankan, jika mutasi yang jelas menarik perhatian banyak pihak tersebut, hanya semata-mata untuk kemaslahatan bersama demi membangun Bondowoso lebih baik lagi.

“Mutasi ini kita lakukan demi kemaslahatan bersama, jauh dari niat balas dendam, karena kami telah bersepakat untuk membangun Bondowoso kedepan secara bersama-sama, saling bersinergi dalam koridor, saling asih, asuh dan saling asah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati Salwa menambahkan untuk syarat mutlak keberlangsungan Pemerintahan yang baik adalah dengan kebersamaan. Dengan mengedepankan rasa tali silaturahmi.

“Kita meyakini setiap silaturahmi pasti ada keberkahan, oleh karena itu maka kita bersama-sama membangun silaturahmi, agar Allah menurunkan keberkahan bagi masyarakat Bondowoso,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Administrasi yang dilantik dan diambil sumpahnya berjumlah 48 pejabat, diantaranya 11 orang pejabat tinggi Pratama dan 37 orang pejabat administrasi dilingkungan kerja Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

Perlu diketahui, beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dimutasi diantaranya, Munandar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan dimutasi menempati jabatan baru sebagai staf ahli dan digantikan oleh Dwi Wardhana, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Perpustakaan.

Sedangkan, Karna Suswandi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala PUPR dimutasi menjadi Kepala kantor Perpustakaan. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Ased Daerah, Farida, dimutasi ke Bappeda dan digantikan oleh Wiratmo Mulyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah.

Kemudian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Endang Hardiyanti, dimutasi ke Badan Pendapatan Daerah dan digantikan oleh Harimas, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dewan.

Sementara, Sigit Purnomo yang sebelumnya menduduki kursi Asisten III, dimutasi menggantikan Bambang Soekwanto sebagai Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (diskoperindag). Kemudian, Wawan Setiawan Kepala BKD dimutasi mendudukui jabatan Asisten Administrasi Umum.

Selain Kepala OPD , beberapa Kepala Bagian Setda Bondowoso juga dimutasi besama beberapa Sekretaris OPD, Kepala Bagian (Kabag), Kasubag, Kasie, dan beberapa orang camat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here