Ini Dukungan Disparpora Bondowoso untuk Geopark Nasional Ijen

165
Kabid Pariwisata Disparpora Bondowoso, Arif Setio Rahardjo saat memberikan paparan dalam rapat koordinasi rencana pembangunans sarana dan prasarana pariwisata di kawasan Geopark Nasional Ijen

BONDOWOSO – Sejak diusulkannya Geopark Ijen oleh pemerintah pusat untuk menjadi bagian UNESCO Global Geopark (GGP) atau jaringan geopark dunia, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bondowoso, terus memberikan edukasi kepada masyarakat di Kecamatan Ijen.

Kawasan Geopark Ijen yang berada di Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi ini, sebelumnya diusulkan oleh Komisi Nasional Indonesia untuk United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) atau KNIU Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (KNIU Kemendikbud).

Oleh karena itu, Disparpora Bondowoso terus memberikan dukungan dengan mengedukasi masyarakat yang ada di Kecamatan Ijen. Serta merencanakan pembangunan, sarana prasarana pariwisata dan ekonomi kreatif di Kecamatan Ijen.

“Kita memberikan pemahaman, melalui sosialisasi kepada masyarakat, area-area Geopark Ijen itu mana saja, apa saja yang akan digarap, mana saja yang menjadi titik kunjungan wisatawan, termasuk fasilitas-fasilitas wisatawan yang akan digarap bersama-sama oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Pemdes dan masyarakat,” kata Kepala Bidang Pariwisata, Disparpora Bondowoso, Arif Setio Rahardjo, Rabu (19/8/2020).

Geopark Nasional Ijen, lanjut Arif, akan menjadi daya tarik baru bagi wiatawan yang ingin berwisata edukasi geologi, biologi dan budaya. Hal ini secara otomatis akan memberikan dukungan pengembangan industri pariwisata di Kabupaten Bondowoso.  

“Tentunya dengan adanya Geopark Nasional Ijen ini, jumlah wisatawan bisa meningkat, Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat, length of stay dan spending money juga meningkat, sehingga semua pihak akan diuntungkan,” tuturnya.

Disparpora berharap, agar ada keterlibatan pemerintah dan masyarakat di kawasan geopark untuk bisa bersinergi dalam mendukung Geopark Ijen menjadi UNESCO Global Geopark.

“Kami berharap ada dukungan dari semua pihak dan keterlibatan masyarakat Kecamatan Ijen untuk mendukung pengembangan sarana dan prasarana yang ada, sehingga akan berdampak pada peningkatan perekomomian masyarakat di kawasan Geopark Ijen,” harapnya.

Kendati masih berada di tengah pandemi Covid-19, dukungan untuk Geopark Nasional Ijen ini, lanjut Arif, terus dilakukan. Namun, tetap berkomitmen pada Perbup Nomor 50 tahun 2020 tentang panduan protokoler kesehatan pada masa tatanan kehidupan baru (new normal).

“Di masa pendemi ini, kami tetap semangat dan tidak menyurutkan kami (Disparpora, red) untuk terus membangun sektor pariwisata. Namun, tetap menerapkan protokoler kesehatan, semisal memberikan bantuan hibah alat protokoler kesehatan kepada pelaku pariwisata,” paparnya.(rzq/ich)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here