Ini Kiat Dinas Kominfo Bondowoso Amankan Informasi

19
Kepala Dinas Kominfo, Haeryah Yuliati didampingi Plt Kabid Persandian dan Statistik, Syahrial Fary saat memberikan materi dalam sosialisasi KKI (foto : yudi/bharata.co.id)

BONDOWOSO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bondowoso menggelar sosialisasi kesadaran keamanan informasi (KKI) di aula Sabhabina Praja I, Kamis (19/9/2019).

Sosialisasi tersebut dilakukan agar para operator di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lebih mengetahui tentang bagaimana cara untuk meningkatkan keamanan Informasi di masing-masing OPD.

Menurut Kepala Dinas Kominfo, Haeryah Yuliati menerangkan, sosialisasi kesadaran keamanan informasi tersebut merupakan ilmu baru bagi para jajaran OPD di Bondowoso, untuk pengamanan data-data.

“Dulu persandian dikelola oleh umum sebelum ada Dinas Kominfo dan dulu persandian hanya berkutat di email, kemudain surat-surat rahasia. Jadi, saat ini tugasnya lebih berkembang untuk keaamanan informasi,” urai Haeryah.

Dikatakan Haeryah, sosialisasi tersebut merupakan langkah konkrit pemerintah untuk mengantisipasi bocornya data-data yang ada di masing-masing OPD, utamanya para operator Pejabat Pengelola Informatika dan Dokumentasi (PPID) agar paham bagaimana cara mengamankan informasi.

“Sosialisasi ini untuk mengetahui atau mengantisipasi pembobolan data informasi dan sebenarnya, cara ini bukan hanya OPD saja yang perlu tau, tapi masyarakat juga harus tau jika informasi mereka, seperti di Smartphone juga bisa dicuri,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Plt Kepala Bidang Persandian dan Statistik, Syahrial Fary mengungkapkan jika sosialisasi kesadaran keamanan informasi tersebut untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya keaamanan informasi pada setiap OPD yang bersifat rahasia dan umum.

“Secara teknis mereka telah memahami. Namun secara regulasi masih kurang paham. Semisal, kemarin saat hasil penilaian seleksi Sekda yang seharusnya tidak disebar, ternyata banyak beredar,” ungkapnya.

Melalui Sosialiasi tersebut, pihaknya berharap agar nantinya bisa memaksimalkan kinerja OPD dalam pengamanan data-data informasi rahasia dan umum, sesuai dengan Peraturan Bupati (Pebub)  Nomor 31 Tahun 2017 tentang informasi yang dikecualikan.

“Kita harapkan ke depan kita bisa mengkoordinasikan secara maksimal dengan mereka,” pungkasnya.

Seperti diketahui hadir dalam acara sosialisasi kesadaran keamanan informasi, menghadirkan narasumber Aulia Bahar Permana selaku Kasi Persandian Keamanan Informasi Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here