Ini Maksud dan Tujuan Rekomendasi DPRD atas LKPJ Bupati Bondowoso

8
Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin saat menerima rekomendasi dari DPRD

BONDOWOSO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bondowoso memberikan rekomendasi atas Laporan Keterangan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati (LKPJ) tahun 2021.

Rekomendasi tersebut dibacakan oleh Wakil Ketua DPRD Bondowoso Sinung Sudrajad, dalam rapat paripurna DPRD di gedung dewan, Kecamatan Tenggarang, Rabu (28/4/2022).

Dalam penyampaiannya, politisi PDIP ini mengatakan, rekomendasi DPRD menjadi bahan penyusunan perencanaan, penyusunan anggaran, penyusunan Peraturan Daerah, Peraturan Bupati dan kebijakan strategis bupati pada tahun mendatang.

“Rekomendasi ini disampaikan agar produktivitas dan akuntabilitas menjadi lebih efektif dan efisien. Sehingga tahun mendatang, penyelenggaraan pemerintahan dapat tercapai, sesuai target pembangunan seperti yang tertuang dalam RKPD,” kata Sekretaris DPC PDIP ini.

Berdasarkan tema RKPD dan dokumen LKPJ, DPRD menilai masih ada kontradiksi terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bondowoso. Menurut Sinung, pertumbuhan ekonomi selama tahun 2021 yang meningkat 1,36 persen, berbanding terbalik dengan angka kemiskinan.

“Pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 3,49 persen di tahun 2021. Tetapi anehnya, angka kemiskinan justru meningkat pada level 14, 73 persen atau bertambah 4,93 ribu jiwa atau 4,47 persen dari jumlah keseluruhan angka kemiskinan di Bondowoso yang mencapai 115, 18 ribu jiwa,” ungkapnya.

Tak hanya itu, dalam rekomendasi DPRD tersebut, Sinung juga menyampaikan jika tingkat pengangguran terbuka tahun 2021 meningkat sebanyak 1.364 orang atau sebesar 6,99 persen dibandingkan tahun 2020.

“Sehingga hal tersebut menjadi tidak wajar. Pasalnya, apabila perekonomian itu tumbuh, semestinya angka kemiskinan dan pengangguran semakin menurun. Ini justru naik,” tutur Wakil Ketua DPRD di hadapam pimpinan dan anggota DPRD Bondowoso.

Penilaian kinerja LKPJ bupati oleh DPRD, lanjut Sinung, merupakan fungsi pengawasan melalui evaluasi yang berorientasi memberikan fasilitasi yang bersifat solutif, pembelajaran, yang senantiasa menjunjung obyektivitas. Hal tersebut dilakukan untuk peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Bondowoso.

“Rekomendasi ini nantinya akan memberikan, semangat kreatifitas, inovasi, profesionalisme, dan terjalinnya kemitraan yang lebih dinamis dan harmonis untuk meningkatkan kinerja pemerintah tahun mendatang. Sehingga Visi Misi Bupati tercapai sesuai target dan RPJMD 2019-2023,” tutupnya. (rizqi)

Artikulli paraprakMenangkal Paham Radikal Melalui Studium Generale
Artikulli tjetërDPRD Bondowoso Beri 55 Rekomendasi untuk Seluruh OPD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini